oleh

3 Tahun Mandek, Kasus Pengeroyokan oleh Oknum Polisi di Bone Akhirnya Disidangkan

-Bone-895 views

BONEPOS.COM, BONE – Pengadilan Negeri Watampone menggelar sidang perdana kasus penganiayaan  yang terjadi pada April 2015 lalu,  terhadap Basri, warga Desa Tanete Harapan, Kecamatan Cina, Kabupaten Bone. Senin, 14 Mei 2018.

Sidang kasus penganiayaan yang diduga melibatkan 4 (empat) orang oknum Anggota Polisi di lingkup Polres Bone ini, baru digelar setelah kasus ini diselidiki lebih dari tiga tahun.

BNNK BONE

Basri yang ditemui Bonepos.com di Pengadilan mengaku bersyukur, lantaran selama berbulan-bulan, kasus penganiayaan terhadap dirinya itu sempat mandek di Kepolisian.

Dirinya bahkan harus bolak-balik menanyakan perkembangan kasusnya di Polres Bone sebelum akhirnya Polisi menetapkan tersangka dan melimpahkannya ke kejaksaan.

“Saya bersyukur, akhirnya kasus saya ini disidangkan setelah bertahun saya menuntut keadilan atas apa yang telah menimpa saya,” kata Basri.

Baca Juga:

Sementara itu, berdasarkan pantauan Bonepos.com, sidang ini digelar dengan menghadirkan empat orang terdakwa yakni Brigpol AB, KM, RS, dan AR.

Dalam kasus penganiayaan di Tempat Hiburan Malam (THM) Venom, jalan Yos Sudarso, Watampone itu, para terdakwa dijerat pasal 170 KUHP, dengan acanaman penjara paling lama 5 (lima) tahun 6 (enam) bulan.

Kepala Seksi Pidana Umum Adnan Hamzah mengatakan bahwa sidang perdana kasus tersebut baru memasuki pembacaan surat dakwaan dikarenakan salah satu dari hakim tidak hadir.

“Tadi cuma pembacaan surat dakwaan saja karena salah satu dari hakim tidak hadir maka sidang ditunda, empat orang tersebut di dakwa dengan pasal 170 KUHP,” kata Adnan kepada Bonepos.com.

(Iwan Taruna).

Komentar

News Feed