Inilah 13 Hikmah Peristiwa Mahatir Mohamad Tumbangkan Rezim di Malaysia

Int

 Pemimpin akan datang dan pergi, sementara mereka akan tetap berbakti pada negara dan bangsa tanpa mengira siapa pun dan dari partai mana pun yang menang dalam pemilu. Bahkan di suatu negeri yang agak kental budayaberajanya, partai yang disokong oleh pihak istana secara peribadi kalah total di negeri tersebut.

Artinya mereka menyadaribahwa suara rakyat adalah kekuasaan tertinggi di negara mereka. Inilah antara hasil perjuangan ketuanan rakyat yang menghasilkan rakyat yang berjiwa merdeka tanpa merasa takut dengan kekuasaan yang bersifat sementara.

Ketiga; jangan menciptakan musuh melalui rejim anti kritik dengan memecat para petinggi negara yang dianggap kritis. Mendikte institusi negara untuk kepentingan mempertahankan status quo demi kepentingan individu dan partainya.

Pemimpin bagaikan manusia super yang mampu berbuat apa saja tanpa menghiraukan konsep pembagiankuasa dalam teori triaspolitica legislatif, judicative dan eksekutif. Ini karena rakyat mencatat dan mengingat semua bentuk kezaliman dan penyalahgunaan kuasa yang pernah dilakukan oleh pemimpin mereka dan sebagai balasnya mereka tidak akan pilih lagi partai dan pemimpin yang zalim serta menyalahgunakan kuasa tersebut.

Keempat; jangan mengabaikan suara tokoh intelektual cendekiawan masyarakat. Beberapa tokoh yang diakui kehebatannya dan memiliki ramai pengikut akar umbi seperti Tun Dr Mahathir yang ramai peminat di tanah air terutama di Kedah, Muhyidin Yasin yang ramai pengikut di Johor, Rafidah Aziz yang didengarkan suaranya oleh orang Perak, Rais Yatim yang menjadi tokoh di Negeri Sembilan, Zety Akhtar Aziz yang dikagumi oleh para ekonom. Tun Daim, Rais Yatim, Rafidah Aziz sebagai tokoh veteran juga telah menyatakan dukungan pada koalisi oposisi, Pakatan Harapan.

Semua tokoh hebat tersebut melakukan safari politik ke pelbagai negeri untuk mengajak masyarakat mendukung Pakatan Harapan. Beberapa negeri yang disebutkan di atas ternyata berhasil dikuasai oleh partai Pakatan Harapan hasil daripada effect para tokoh tersebut.

Kelima; pemimpin jangan mengabaikan kritikan kalangan akademik seperti tentang bahaya investasi China yang tidak adil dan membahayakan masa depan bangsa dan negara. Proyek raksasa tersebut diberikan bukan atas dasar tender terbuka, tidak transparant, sangat mahal, membawa pekerja dari China dan berbagai-bagai kelemahan lainnya yang jelas melanggar konsep good governance, demikian menurut pandangan tokoh akademik.

Selanjutnya 1 2 3 4 5