oleh

Masih Mau Berburuk Sangka…? 

-Opini-244 views

(Malam Ramadhan 13)

BONEPOS.COM – “Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan berprasangka, karena sesungguhnya sebagian tindakan berprasangka adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain” Al-Hujurat : 12

BNNK BONE

Pada suatu malam, di bandara tampak seorang wanita sedang menunggu penerbangan pesawat terakhir. Untuk melepas kejenuhan menunggu, si wanita berjalan-jalan di sekitarbandara. Ia kemudian membeli sebuah buku dan juga sekantongkue di toko bandara.

Setelah ke ruang toilet, si wanita bergegas mencari tempat duduk dan mulai membaca buku yang baru dibelinya.Keasyikannya membaca terganggu saat ia seorang melihatseorang lelaki yang duduk di sebelahnya dengan beranimengambil satu atau dua kue yang berada diantara mereka.

Wanita itu mencoba mangabaikannya dan melanjutkan membaca sambil juga mengambil dan mengunyah kue dengan perasaan jengkel. Dalam hati, wanita itu berpikir.” Kalau aku bukan orang baik pasti sudah aku tonjok orang ini.Ia semakin kesal saat si pencuri kue yang yang berani seakanberlomba menghabiskan kue persediaanya. Setiap ia mengambilsatu kue, si lelaki juga mengambil satu. Ketika tinggal satu kueyang tersisa. Ia bertanya-tanya apa yang akan dilakukan lelakiitu?

Dengan senyum di wajahnya tanpa merasa bersalah, si lelaki mengambil kue terakhir dan membaginya jadi dua. Di berikan separuh kue kepada kue itu dan dia makan sisa separuhnya.Si wanita dengan muka bersungut-sungut menahan marahberebut kue itu sambil berfikir, “ ya ampun orang ini. Tidakmerasa bersalah sedikit pun makan kue orang lain. Sungguhtidak tahu malu dan menyebalkan.”

Saat jadwal penerbangannya diumumkan, bergegas wanita itu pergi, tanpa menoleh sedikit pun kepada si pencuri kuedan berharap tidak berjumpa lagi dengan pencuri tidak tahuberterima kasih itu. Setiba di atas pesawat sambil menghela nafas legah, dia menempati tempat duduknya. Saat si wanita ingin melanjutkan membaca, segera tangannya meraih ke dalam tas. Dan ia pun kaget setengah mati ! Astaga, jari tangannya tengah meraba kantong kue, masih tertutup dan belum tersentuh!

Sesaat pikirannya serasa lumpuh.”Aduh, celaka! Jadi, kueyang telah kumakan tadi adalah milik lelaki itu? Sungguhketerlaluan aku. Menuduh orang mencuri, mencurigai orangyang tidak bersalah, yang ternyata adalah si pemilik kue itusendiri, “ Sesalnya.

Hatinya serta merta merasakan rasa malu dan sesal yang dalam. “Yah ampun, sebenarnya akulah yang tidak tahu malu, kasar dan tidak tahu berterima kasih! Akulah si perncuri kue itu!” Sambil memejamkan mata penuh sesal, dia tahu, sudah terlambat meminta maaf atas kesalahannya menuduh orang lain yang tidak bersalah.(sumber cerita AW Collection)

Begitulah buruk sangka. Menyisakan siksa yang membathin. Memberi penilaian tanpa fakta. Perasaan lebih dominan di atas akal sehat. Menempatkan orang lain dalam posisi buruk, selalu.

Wallahu a’lam
Arum Spink

Komentar

News Feed