oleh

Karyawannya Gelapkan Uang Nasabah, Kepala Cabang BRI Unit BTC Bone Enggan Temui Wartawan

-Bone-735 views

BONEPOS.COM, BONE – Kepala Kantor Cabang Pembantu (KCP) BRI Unit Bone Trade Centre (BTC) yang sebelumnya melaporkan salah satu karyawannya terkait dugaan penggelapan uang nasabah, enggan ditemui wartawan, Senin 23 Juli 2018 pukul 15.30 Wita.

Saat ingin ditemui oleh Bonepos.com untuk diwawancarai terkait kasus dugaan penggelapan uang nasabah yang dilakukan oleh salah satu karyawannya, Erix Nurhariyanto selaku Kepala Cabang Pembantu (KCP) BRI BTC menolak diwawancarai lebih lanjut.

BNNK BONE

“Saya sibuk,” ujarnya dengan wajah yang tampak emosi.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, bahwa seorang oknum pegawai bank di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan dilaporkan atasannya menggelapkan uang nasabahnya dengan cara memalsukan dokumen transaksi.

Kejahatan di dunia perbankan di Bone ini mencuat setelah Kepala Cabang Pembantu Bank Rakyat Indonesia (BRI) Bone Trade Center, Erix Nurhariyanto melaporkan sendiri pegawainya berinisial AF ke Polres Bone.

Kasus penggelapan uang nasabah yang diduga mulai terjadi sejak tahun 2016 itu, menyebabkan pihak BRI mengalami kerugian yang mencapai Rp 600 juta lebih atau setengah miliar rupiah.

Kapolres Bone, Ajun Komisaris Besar Polisi Kadarislam Kasim yang dikonfirmasi, membenarkan adanya laporan tersebut.

“Laporannya masuk kemarin, Insya Allah Senin ini mulai dilakukan pemeriksaan,” ungkap Kadarislam melalui pesan singkatnya kepada Bonepos.com, Sabtu, 21 Juli 2018 malam.

Berdasarkan data yang dihimpun Bonepos.com, rata-rata nasabah BRI yang menjadi korban merupakan teman dan kerabat AF sendiri.

AF sendiri yang sebelumnya menjabat sebagai Teller di BRI Bone ini, sekarang telah dinonaktifkan sebagai karyawan BRI sambari menunggu proses hukum kepolisian.

Sementara itu, Pimpinan Cabang BRI Watampone, Adi Widya Prakasa yang dikonfirmasi oleh Bonepos.com, belum memberikan komentar terkait ulah dari oknum bawahannya itu.

Iwam Taruna

Komentar

News Feed