oleh

Polsek Palakka Amankan Ayah Kandung Diduga Lecehkan Anaknya Sendiri

-Bone-684 views

BONEPOS.COM, BONE – Nasib malang yang dihadapi seorang gadis berusia 17 tahun di Desa Pasempe, Kecamatan Palakka, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, karena diduga telah dilecehkan oleh ayah kandungnya sendiri.

Diketahui terduga pelaku bernama SR 38 Tahun yang diduga telah melakukan percobaan pemerkosaan terhadap anak kandungnya sendiri yang berinisial LS 17 Tahun.

BNNK BONE

Kejadian tersebut terungkap setelah terduga pelaku mencoba menyetebuhi anak kandungnya Jum’at lalu, dengan cara terduga pelaku masuk kedalam kamar korban dan mengajaknya untuk melakukan hubungan badan, namun korban sempat menolak dan berusaha melarikan diri.

Kapolsek Palakka AKP A. Bashar yang dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut, dia mengatakan bahwa pelaku telah diamankan di Mapolsek untuk penyidikan lebih lanjut.

“Pelaku telah kami amankan di Mapolsek guna penyidikan lebih lanjut, sementara itu korban saat ini mengalami trauma dan ketakutan,” kata A.Bashar, Selasa malam 31 Juli 2018

Korban sempat melakukan perlawanan, namun pelaku mengancam korban untuk memberhentikan korban sekolah, akan tetapi korban terus berusaha menghindar dari nafsu bejat pelaku. Kemarahan pelaku semakin memuncak, sehingga pelaku memukuli korban dengan tangan sebanyak satu kali, menggunakan selang, namun korban terus berusaha untuk kabur dan keluar dari kamar.

Setelah itu, pelaku juga keluar dari kamar dan mencari baju sekolah milik korban, tetapi korban menyembunyikan baju miliknya karena takut baju tersebut akan dirobek-robek oleh pelaku.

Sehingga pelaku seketika menendang korban pada bagian paha dan pinggang korban. Kemudian pelaku mengambil selang lalu memukul korban pada bagian tangan dan paha.

Peristiwa tersebut sempat dilerai oleh ibu korban, namun pelaku mengambil sebilah sabit dan mengancam akan membunuh korban ketika baju miliknya tidak diserahkan.

Karena tidak tega, ibu korban langsung menyerahkan baju milik korban kemudian pelaku merobek-robek baju tersebut menggunakan sabit.

A.Bashar juga menjelaskan bahwa pelaku sudah sering kali melakukan penganiayaan terhadap korban dan ibunya, dan kejadian pelecehan seksual tersebut sudah diketahui oleh ibu korban sejak lama namun takut untuk melaporkan.

“Sudah lama ibu korban tahu kalau pelaku sering melakukan pelecehan terhadap korban, namun takut untuk melaporkan, dan pelaku juga sudah sering merusak perlengkapan sekolah milik korban,” ujarnya

Iwan Taruna

Komentar

News Feed