oleh

Demi Buku Nikah, 70 Pasutri di Bone Ini Jalani Sidang Isbat

-Bone-455 views

BONEPOS.COM, BONE – Sebanyak 70-an pasangan suami istri (Pasutri) menjalani sidang Isbat nikah di Kantor Urusan Agama Kecamatan Cina, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Selasa, 7 Agustus 2018.

70 pasutri yang tersebar di 20 Desa/Keluarahan di Kecamatan Cina ini disidang langsung oleh Hakim Pengadilan Agama Kabupaten Bone.

BNNK BONE

Pasutri yang berusia renta berkisar 40-70 tahun ini, berbondong bondong datang ke KUA Cina lantaran pelayanan terjangkau seperti biaya murah dan akses transportasi yang cukup mudah.

Kepala KUA Cina, H Ambo Tuo mengatakan Isbat nikah yang dilaksanakan pada awal kinerjanya ini sudah lama direncanakan oleh pejabat sebelumnya.

Namun karena padatnya sidang keliling oleh Pengadilan Agama di luar kecamatan, lanjut Dia, sehingga baru terlaksana.

“Para pemohon ini mendaftarkan diri di desanya melalui PPN/imam desa dan diteruskan ke KUA Cina.
Mereka sebanyak 70-an yang isbat nikah mendaftarkan diri secara mandiri,” ujar H Ambo Tuo.

Pantauan Bonepos.com. para pemohon isbat nikah ini disidang oleh Hakim tunggal didampingi panitera. Selain pasangan itsbath ini disidang, mereka juga membawa saksi.

Dalam persidangan itu, rata rata mereka mengaku kalau mereka menikah secara islam tanpa buku nikah dengan alasan kesulitan informasi tentang menikah secara hukum.

“Baru kami tahu kalau ada seperti ini, sebelumnya kami sangat sulit mencari informasi,” ujar Hadda, peserta isbat nikah asal Padangloang.

Salah satu pasangan tertua, Hadda 70 tahun, dan Cambo 50 tahun, asal Desa Padangloang, menambahkan jika jika selama ini tidak tahu dan baru diberitahukan oleh anaknya untuk menikah seperti ini.

Dirinya bersama dengan suaminya mengaku bahagia bisa mengikuti isbat Nikah ini lantaran dirinya belum memiliki buku nikah, sehingga pernikahannya belum sah secara hukum.

Sementara itu, Imam Desa Abbumpungeng Kecamatan Cina, Muhammad Rafi, mengatakan sebanyak 4 pasangan warganya yang melakukan isbat nikah.

Menrutnya, pernihakan secara hukum ini sangat bermanfaat sekali karena jarang dilakukan di KUA Cina. Dia berharap, warga yang ingin isbat nikah agar mendaftarkan diri di pengadilan Agama.

“Sebelumnya saya sudah sampaikan kepada masyarakat kalau ada itsbath nikah di KUA Cina, dan banyak warga kami yang belum memiliki ini. Namun kesempatan ini tidak diindahkan,” ujarnya.

Andi 

 

Komentar

News Feed