oleh

Melawan saat Dibekuk, Petualangan Santoso Berakhir dengan Timah Panas Polisi

-Sinjai-447 views

BONEPOS.COM, SINJAI – Petualangan Santoso 32 tahun, bersama tiga orang rekannya berakhir dengan timah panas Polisi. Komplotan spesialis pencuri dana nasabah bank di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan itu ditembak Polisi lantaran malawan dan mencoba kabur saat dibekuk.

Kapolres Sinjai, Ajun Komisaris Besar Polisi, Ardiansyah mengatakan, para pelaku diringkus usai mengambil uang milik warga yakni Muh Amin, sebesar Rp 60 juta. Dimana saat itu uang milik korban disimpan di bawah sadel motor yang terparkir di depan kantor Dinas Peternakan Sinjai.

BNNK BONE

“Para pelaku diamankan di jalan Sawerigading, Sinjai Utara. Jadi para pelaku ini dibuntuti terlebih dahulu kemudian dilakukan penindakan,” ungkap Kapolres Sinjai, Ardiansyah kepada Bonepos.com, Selasa sore.

Adapun identitas pelaku, Kata Dia, yakni, Santoso, 32 tahun, warga jalan Abdul Kadir, Makassar, Akbar alias Jarot 40 tahun, warga BTN Hartako, Makassar, Malik 45 tahun, warga jalan Balanca, Makassar dan Adinda 18 tahun, jalan Taen, Kabupaten Gowa.

Dijelaskan Ardiansyah, bahwa saat hendak diamankan para pelaku sempat berusaha melawan dan melarikan diri sehingga Polisi melakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak pelaku pada bagian kaki dari tiga tersangka.

“Dari tangan pelaku disita barang bukti uang tunai sebesar Rp. 60 juta yang merupakan hasil pencurian yang baru saja dilakukan. Selanjutnya pelaku dibawa ke RS Sinjai untuk mendapatkan perwatan medis, kemudian digiring ke Mapolres Sinjai,” jelasnya.

Dari hasil introgasi, lanjut Ardiansyah, pelaku mengaku telah beraksi di sejumlah tempat kejadian perkara (TKP) diantaranya, jalan Bulusaraung Sinjai Utara, jalan Garuda dan jalan Lamatti, dengan total kerugian korban mencapai, Rp 95 juta.

“Jadi modusnya, pelaku terlebih dahulu dengan menggunakan Mobil Avanza warna putih DD 1220 LJ dan sepeda motor merek Yamaha Fino warna putih DD 2854 YE mengintai korban di Bank BRI lalu setelah itu mengikuti korban dan mengambil uang korban dari dalam sadel sepeda motor,” terangnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini pelaku harus mendekam di sel tahanan Mapolres Sinjai. Para pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman diatas lima tahun penjara.

Suparman Warium

 

Komentar

News Feed