Korupsi ADD, Kades dan Mantan Plt Kades di Bone Terancam 20 Tahun Bui

Kapolres Bone AKBP Kadarislam Kasim didamping Kasat Reskrim, AKP Dharma Negara dan Kanit Tidpikor, Iptu Fahrum saat menggelar konferensi pers terkait kasus dugaan korupsi ADD Desa Pattiro Riolo, di Mapolres Bone, Selasa, 7 Agustus 2018. (BONEPOS.COM - ILHAM ISKANDAR).

BONEPOS.COM, BONE - Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tidpikor) Polres Bone resmi menetapkan dua orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi Anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2016, Desa Pattiro Riolo, Kecamatan Sibulue, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Mereka adalah, Kepala Desa (Kades) Pattiro Riolo, Syamsuddin bin Yesa 51 tahun dan mantan Pelaksana Tugas (Plt) Kades Pattiro Riolo yakni Syamsuddin bin Rahman 57 tahun.

Kapolres Bone, AKBP Kadarislam mengatakan, keduanya ditetapkan tersangka setelah ditemukan adanya kerugian negara sekitar Rp 540.851.000 dari Rp 103.585.000 total ADD yang digelontorkan pemerintah ke Desa tersebut.

"Kedua tersangka melanggar ketentuan undang undang Tidpikor, Permendagri, Perbup, dan Permendes. Keduanya terancam hukuman minimal 4 tahun dan paling lama 20 tahun," ungkap Kadarislam Kasim dalam konferensi persnya di Mapolres Bone, Selasa, 7 Agustus 2018.

Kadarislam menyebutkan, bahwa selain mengamankan dua orang tersangka, dalam kasus tersebut, pihaknya juga menyita barang bukti berupa sejumlah dokumen dan uang tunai yang berasal dari rekening kedua tersangka.

"Total barang bukti uang yakni sebesar Rp 79 juta. Dimana uang ini berasal dari rekening Syamsuddin Rahman sebanyak Rp 29 juta dan dari rekening Syamsuddin Yesa sebanyak Rp 50 Juta," sebutnya.

Sementara itu berdasarkan data yang dihimpun Bonepos.com, saat ini Syamsuddin Rahman masih berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Bagian Organisai Pemerintah Kabupaten Bone. Rahman sendiri akan memasuki masa pensiun pada bulan Desember 2018 mendatang.

Ilham Iskandar