oleh

Dray Febrianto : Teroris Ini Berjalan Seperti “Hantu”

-Bone-526 views

BONEPOS.COM, WATAMPONE – Penangkapan dua terduga teroris BD 34 dan YD 35, di Kabupaten Bone mendapat reaksi dari pemerintah Kabupaten Bone. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bone meminta warga untuk lebih mewaspadai gerakan radikalisme dan orang asing yang bisa memasuki potensi di titik Kabupaten Bone.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bone, Dray Febrianto mengatakan teroris yang dikenal dengan istilah aliran radikalisme bukan hal baru terjadi di Bumi Arung Palakka dan pernah terjadi sebelumnya di Kecamatan Amali. Gerakan radikalisme agama tersebut tidak bisa diterka dan berjalan seperti hantu.

BNNK BONE

“Teroris ini berjalan seperti hantu, karena semua potensi daerah semua bisa dimasuki,” ujar Dray Febrianto kepada Bonepos.com melalui via ponselnya, Sabtu, (11/8/2018).

Dray menambahkan bahwa selama menjabat di bagian Kesbangpol selalu melaksanakan penyuluhan maupun sosialisasi kepada masyarakat melalui seminar seminar dan pencegahan radikalisme melibatkan seluruh stakeholder dan tokoh agama di 27 Kecamatan.

Sebelumnya, dua terduga teroris dan sejumlah bahan kimia diduga jenis TNT seberat 20 kg diamankan Densus 88 Mabes Polri yang di Back Up oleh Polres Bone di Desa Lili Riattang, Kecamatan Amali, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Jumat 10 Agustus 2018, kemarin. (*)

Komentar

News Feed