oleh

Sekcam Libureng Bacakan Amanat Kwartir Nasional, Ini Isinya…!!!

-Bone-376 views

BONEPOS.COM, BONE – Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Libureng bertindak selaku Inspektur Upacara dalam rangka Hari Ulang Tahun Praja Muda Kirana / Pramuka yang ke-57, di lapangan sepakbola Camming Kelurahan Ceppaga Kecamatan Libureng, Selasa, 14/ 08/2018. Peserta pramuka dari berbagai sekolah tingkat Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Umum dengan jumlah siswa siswi sekitar 1.000 orang.

Sekcam Libureng, H Syamsul Bahri, selaku Inspektur Upacara dalam amanat seragam kwartir Nasional, mengatakan, Gerakan Kepanduan sebagai cikal bakal Gerakan Pramuka telah ada di Bumi Pertiwi sejak tahun 1912 dengan nama kelompok baik berdasarkan nama etnik maupun keagamaan. Eksistensi gerakan ini di Indonesia telah dimulai sejak 106 tahun yang lalu.

BNNK BONE

Namun yang penting dipahami bahwa filosofi dan nilai ￾nilai kepramukaan digali dari bangsa dan kebudayaan Indonesia, yang bersamaan waktunya dengan berkembangnya gerakan kepanduan dunia yang dirintis oleh Sir Baden Powell di Inggris.

Setelah para Pandu Indonesia merintis Sumpah Pemuda tahun 1928 kemudian mendorong Bung Karno dan Bung Hatta memproklamasikan Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 1945, dan mengisi kemerdekaan Indonesia, jumlah organisasi kepanduan berkembang cepat. Berkembangnya organisasi kepanduan yang sangat militan menjadi perhatian Bung Karno. Mengamati militansi dan potensi kepanduan perlu dipupuk menjadi perekat bangsa. Dengan semangat persatuan dan kesatuan, Bung Karno kemudian menyatukan 60 organisasi kepanduan tersebut menjadi Gerakan Pramuka dengan menerbitkan Keputusan Presiden No. 238 tahun 1961.

Presiden Soekarno menyerahkan Panji Gerakan Pramuka kepada Kak Sri Sultan Hamengkubuwono IX pada tanggal 14 Agustus 1961 yang berpesan bahwa Gerakan Pramuka berfungsi untuk membina dan memantapkan karakter kaum muda Indonesia. Bung Karno menunjuk Kak Sultan menjadi Ketua Kwartir

Nasional Gerakan Pramuka pertama yang kemudian dikukuhkan menjadi Bapak Pramuka Indonesia pada tahun 1988 dalam Musyawarah Nasional Gerakan Pramuka di Dili-Timor Timur (sekarang negara Timor Leste) dan tanggal kelahiran beliau 12 April telah ditetapkan menjadi Hari Bapak Pramuka Indonesia.

Kakak-kakak dan adik-adik yang saya banggakan, dalam konteks Indonesia, Gerakan Pramuka menjadi “rumah kita bersama”, dan itulah harapan bangsa ini kepada Gerakan Pramuka. Sekat-sekat kamar telah diisi oleh partai politik, dan kamar lainnya mungkin telah diisi oleh suku-suku yang ada di Indonesia dan golongan atau kelompok lainnya. Untuk itulah, Hari Pramuka ke-57 sekarang ini kita mengangkat tema “Pramuka Perekat NKRI”.

Tentu yang dapat mempersatukan bangsa ini adalah negarawan yang menjadi pemimpin yang amanah. Hal ini menegaskan bahwa Gerakan Pramuka tetap konsisten dan fokus untuk mendidik karakter kaum muda Indonesia untuk bersatu menjaga persatuan dan kesatuan demi utuhnya NKRI.

Gerakan Pramuka telah mencapai usia 57 tahun, jelas merupakan waktu yang tidak pendek untuk membuktikan bahwa gerakan ini telah memberikan kontribusi yang nyata dalam mencetak calon pemimpin bangsa Indonesia. Sampai saat ini semangat itu tidak pernah pudar, dan tidak boleh pudar.

AMRY AMAS

Komentar

News Feed