oleh

Ratusan Detonator Disita, Polres Sinjai Tetapkan Perakit Bom Tersangka

-Sinjai-214 views

BONEPOS.COM, SINJAI—- Polres Sinjai berhasil mengungkap jaringan pembuat bom ikan yang selama ini menimbulkan keresahan masyarakat nelayan di Kabupaten Sinjai. Dari 18 orang yang diamankan, 1 orang diantaranya, berinisial AN sudah dijadikan tersangka.

Adapun barang bukti peralatan yang digunakan oleh tersangka AN untuk merakit bom, yakni berupa 25 ( pieces) Batang Detonator ukuran besar, 255 (pieces) Batang Detonator ukuran kecil, 200 Sumbu ledak, 146 penutup botol yang terbuat dari bahan sendal, 7 dos korek kayu, 3 jiregen ukuran 35 liter pupuk matahari yang sudah diolah, 2 gulung selang warna hijau, 23 buah botol kaca, serta 16 buah botol plastik, kini telah disita dan diamankan di Mapolres Sinjai.

BNNK BONE

Kapolres Sinjai, AKBP Ardiansyah, bahwa penyelidikan yang dilakukan oleh pihaknya selama dua minggu terakhir itu, merupakan hasil dari laporan masyarakat.

“Informasi atau laporan tentang adanya jaringan perakit Bom ikan di Sinjai ini, awalnya kita dapatkan dari masyarakat Sinjai,”, ungkapnya.

Dijelaskan bahwa pada hari Rabu 17 Oktober 2018, sekitar pukul 20.00 malam, Satuan Unit Resmob Polres Sinjai melakukan pengintaian di Desa Pattongko Kecamatan Tellulimpoe Kabupaten Sinjai, tepatnya di sungai dekat muara, dan pada saat itu ada dua kapal nelayan yang bersandar dan mau keluar ke laut mencari ikan.

Hingga pukul 04.00 subuh, Unit Resmob melakukan penggeledahan badan dan kapal. Dan dari atas kapal, Polisi menemukan beberapa barang bukti peralatan untuk merakit bom.

“Dan dari hasil keterangan tersangka, ia berencana melakukan aksi pengeboman ikan di perairan Maluku Utara,” jelas Ardiansyah.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka AN, dijerat delik memiliki, menguasai, menyimpan dan membawa bahan peledak dalam bentuk bom ikan tanpa izin sebagaimana di maksud dalam pasal 1 ayat (1) dan (3) Undang Undang Darurat No 12 tahun 1951, ancaman hukuman maksimal 20 penjara.

SUPARMAN WARIUM

Komentar

News Feed