Tersangka Korupsi Dana Desa Pattojo Soppeng Segera Disidangkan

Kasi Intelijen Kejari Soppeng, Andi Hairil Akhmad (kiri) - BONEPOS.COM/ISTIMEWA

BONEPOS.COM, SOPPENG - Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Soppeng akan segera menyidangkan perkara Tipikor  penyalahgunaan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa (ADD) Pattojo Tahun Anggaran 2016.

Kasi Intelijen Kejari Soppeng, Andi Hairil Akhmad membeberkan, tersangka A. Maningo Rahmat, M.Si bakal disidang di Pengadilan Tipikor Makassar dengan agenda sidang pembacaan dakwaan oleh Penuntut Umum, Kamis (15/11/2018).

A. Maningo Rahmat, M.Si ditetapkan sebagai Tersangka oleh Penyidik Kejaksaan Negeri Soppeng atas dugaan Penyalahgunaan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa Pattojo Tahun Anggaran 2016.

Saat itu, A. Maningo Rahmat menjabat sebagai Camat Liliriaja Kabupaten Soppeng dan juga menjabat sebagai Pejabat Kepala Desa Pattojo.

"Pj. Kepala Desa Pattojo (A. Maningo Rahmat, red) dalam pengelolaan ADD dan Dana Desa Tahun Anggaran 2016 menunjuk A. Heriyulis yang bukan anggota TPK untuk melaksanakan pekerjaan fisik, yang kemudian terdapat dana yang tidak dapat dipertanggungjawabkan oleh tersangka," ungkap Andi Hairil.

Lebih lanjut, Andi Hairil menyebut, sejumlah realisasi anggaran tidak sesuai dengan perencanaan anggaran yang ditetapkan sehingga menyebabkan kerugian negara.

"Kenyataannya diperuntukan bukan sebagaimana mestinya, serta sebagian digunakan untuk kepentingan pribadinya sehingga Tersangka diuntungkan," tandasnya.

Diketahui, kerugian negara sebesar Rp247.076.558 berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan Khusus atas Penggunaan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa pada Desa Pattojo Kecamatan Liliriaja Kabupaten Soppeng Tahun Anggaran 2016.

Adapun pengembangan perkara tersebut Kejaksaan Negeri Soppeng juga telah menetapkan tersangka baru yakni A. Heryulis dan  sudah ditahan terhitung sejak tanggal 12 Nopember 2018 yang dititipkan di Rutan Kelas II B Watansoppeng.(ran)