Sekda Bone Irup Peringatan HKN ke-54 Kabupaten Bone

BONEPOS.COM, BONE - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bone, H A Surya Darma jadi inspektur upacara (Irup) perinagtan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-54, di Kompleks Islamic Center, Jl Gatot Subroto, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Rabu 14 November 2018.

Turut hadir, unsur muspida, Dinas Kesehatan, dan sejumlah siswa perwakilan sekolah se-Kabupaten Bone. Serta unsur TNI dan Polri.

Kali ini, HKN ke-54 mengangkat tema "Aku Cinta Sehat” diharapkan meningkatkan kesadaran tiap individu untuk berperilaku hidup sehat.

Andi Surya Darma dalam sambutannya mengatakan perlu kerjasama seluruh stakeholder untuk membangun kesadaran hidupn sehat ditengah lingkungan masyarakat.

"Pemkab Bone mengupayakan pemenuhan Sumber Daya Manusia (SDM, red) kesehatan untuk memenuhi akses pelayanan kesehatan khususnya di daerah terpencil," tuturnya.

Lanjut Surya Darma, hingga tahun 2017 Pemerintah telah menempatkan 6.316 tenaga kesehatan melalui program Nusantara Sehat (NS), Wajib Kerja Dokter Spesdiaiis (WKDS) dan penugasan khusus calon dokter spesialis.

"Sebanyak 375 rehabilitasi Puskesmas, 35 pembangunan Gedung, 750 pembangunan baru Puskesmas, 34 Unit Puskesmas keliling perairan, 537 Unit Puskesmas keliling roda empat, Penyediaan 1.650 Unit ambulans roda due, 86 Unit ambulans roda empat, dan 2.525 peningkatan sarana dan prasarana Puskesmas, serta 10.437 penyediaan alat kesehatan di Puskesmas telah dilaksanakan," sebutnya.

Lebih lanjut, Ia menyebutkan sebanyak 104 Rumah Sakit rujukan regional, 20 RS rujukan propmsi, 4 RS rujukan Nasional, dan 408 RSUD lainnya.

Sementara capaian program HIV/AIDS melalui upaya terobosan Temukan, Obati, Pertahankan pengobatan ARV (TOP) sampai 2017 telah diberikan ARV sebanyak 87.031 Orang Dengan HiV/AIDS (ODHA).

Dalam Upaya pengendaSian TBC meialui upaya lnovasi Temukan Obati Sampai Sembuh (TQSS) dengan menerapkan integrasi kegiatan Program Indonesia Sehat Pendekatan Keluarga (PIS-PK), diperoleh success rate minimal 85% sampai 2017 di 307 Kabupaten/Kota.

Proporsi status gizi diklaim sangat pendek dan pendek pada Balita mangaiami penurunan dari 37,2% pada tahun 2013, menjadi 30,8% di tahun 2018.

"Selain keberhasilan diatas kita juga masih menghadapi tantangan permasalahan kesehatan yang masih terjadi di Indonesia diantaranya masih tingginya angka kematian ibu, tingginya angka kurang gizi, penyakit menular dan tidak menular," lanjut Surya Darma membacakan sambutan seragam HKN Menteri Kesehatan.

Usai upacara dilanjutkan penyerahan penghargaan kepada jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Bone yang betprestasi.

Ilham Iskandar