Kasus Penyalahgunaan Jabatan Pegadaian Batu-Batu Soppeng Dilimpahkan ke PN Tipikor Makassar

Tersangka penyelahgunaan jabatan di UPC PT Pegadaian Batu-Batu Soppeng, Yandri Patandianan (tengah) - BONEPOS.COM/IST

BONEPOS.COM, SOPPENG - Kejari Soppeng Limpahkan perkara Gadai Unit Pelayanan Cabang (UPC) PT. Pegadaian (Persero) Batu-Batu Kabupaten Soppeng ke PN Tipikor Makassar, Kamis (15/11/2018).

Kerugian negara dalam kasus tersebut sebesar Rp.1,8 Milyar dengan tersangka Yanri Patandianan.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) melimpahkan perkara tipikor penyimpangan atau penyalahgunaan jabatan dalam pemberian gadai di UPC PT. Pegadaian (Persero) Batu-Batu Soppeng.

Hal tersebut, disampaikan oleh Kasi Intelijen Kejari Soppeng, Andi Hairil Akhmad.

“Perkara Sudah dilimpahkan hari ini (Kamis, 15/11/2018, red), tinggal menunggu penetapan Hakim dan penetapan hari sidang dari Pengadilan Tipikor Makassar untuk selanjutnya,” tutur Andi Hairil.

Tersangka Yanri Patandianan terkuak saat Bidang Intelijen Kejari Soppeng memperoleh informasi tentang adanya  penyalahgunaan jabatan oleh Pengelola UPC PT. Pegadaian (Persero) di Batu-Batu Soppeng yang saat itu dijabat oleh tersangka.

Andi Hairil melanjutkan, hasil penyelidikan ditemukan bahwa dalam melakukan pengelolaan tersebut. Yanri Patandianan berinisiatif untuk mengajukan permintaan gadai ke UPC PT. Pegadaian (Persero) di Batu-Batu Soppeng yang dikelolanya.

"Permintaan gadai tersebut dibuat seolah-olah benar diajukan oleh nasabah. Namun kenyataannya tersangka Yanri Patandianan sendiri yang melakukan permintaan gadai tersebut dengan mengambil barang jaminan pada kredit yang telah ada baik seluruhnya atau sebagian untuk selanjutnya dijadikan sebagai barang jaminan kredit baru dengan menggunakan nama-nama para nasabah tanpa sepengetahuan yang bersangkutan dengan cara dipilih secara acak dalam sistem aplikasi," tandasnya.

Asran Siara