BPI Nilai Defisit APBN Bukti Kinerja Ekonomi Era Jokowi Buruk

Joko Widodo. BONEPOS.COM/INT

BONEPOS.COM, JAKARTA  - Direktur Eksekutif Bimata Politica Indonesia (BPI) Panji Nugraha menilai defisit APBN yang membengkak jadi Rp237 triliun pada tahun 2018 jadi sorotan tajam publik.

Pasalnya, menurut Panji, selama 4 tahun era kepemimpinan Jokowi ekonomi Indonesia tak kunjung membaik.

“Sulit sepertinya bagi Jokowi untuk membawa Indonesia mencapai target-target kerja pertumbuhan ekonomi yang dijanjikan mulai menjabat hingga saat ini," bebernya.

Panji melanjutkan, pemerintahan era Jokowi tak mampu mengemban tugas besar membawa perubahan pertumbuhan ekonomi yang signifikan. Sehingga harus berkutat dengan defisit APBN yang melilit negara.

"Mengingat dengan defisit APBN saat ini artinya pemerintah masih gali lubang tutup lubang yaitu mengutang untuk membayar bunga utang”, tutur Panji.

Ia menyebut, defisit APBN berasal dari selisih pendapatan negara Rp. 1.483,86 triliun dengan belanja negara sebesar Rp. 1.720,84 triliun. Hal tersebut, kata Panji, tidak ada perubahan siginifikan dari tahun ke tahun di era pemerintahan Jokowi yang selalu mengalami defisit APBN.

Hal itu sebabkan oleh kinerja fiskal era Jokowi sangat buruk sebab realisasi pendapatan Negara dalam empat tahun angaran selalu dibawah target RPJMN 2015 – 2019.

“Sebagai Presiden yang juga Capres 2019 Jokowi kiranya sangat sulit untuk mengikuti jejak pendahulunya SBY yang mampu 2 periode. Dikarenakan dinilai dari kinerja APBN defisit 3 tahun pemerintahan Jokowi saja sudah mencapai angka Rp. 941, 2 triliun," tegas Panji.

Defisit APBN selama kepemimpinan Jokowi, lanjut Panji, melampaui defisit APBN pemerintahan SBY selama lima tahun yang mencapai Rp. 722, 9 triliun.

"Artinya bagi rakyat yang menginginkan perbaikan dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi rasanya tidak mungkin untuk memilih Jokowi di Pilpres 2019. Oleh karena rakyat sudah cerdas dan dapat menilai kepemimpinan Jokowi selama empat tahun ini tak mengalami perubahan lebih baik dari sebelumnya,” tutup Panji.(ran)