BMX Jadwalkan TC Ke Eropa Demi Tiket Olimpiade 2020

Dua pembalap timnas Indonesia Rio Akbar (kanan) dan I Gusti Bagus Saputra beradu cepat pada final hari ke 2 kategori Elite Men Banyuwangi International BMX 2017

BONEPOS.COM - Jakarta - Timnas BMX tengah mengejar tiket Olimpiade 2020. Merujuk pengalaman dan jam terbang pebalap BMX yang dimiliki misi itu bakal tercapai.

Tapi, BMX, yang menuai medali perak dan perunggu di Asian Games 2018, membutuhkan kerja ekstra keras jika ingin meraih medali olimpiade. Sebagai gambaran, di Olimpiade 2016 Rio de Janeiro, BMX meloloskan satu pebalap putra, Toni Syarifudin. Tapi, Toni pulang dengan cedera patah tulang tangan kiri setelah terjatuh saat perlombaan.

Menuju Olimpiade 2020, BMX mengawali dengan hasil kurang sip. Setelah tampil di kejuaraan BMX Terbuka di Thailand pada November, rencana turun dalam perlombaan di Osaka, Jepang pada 25 November batal karena I Gusti Bagus Saputra dan Rio Akbar cedera.

Setelah itu, PB ISSI membuat rencana untuk mengirim atlet-atlet BMX ke Eropa untuk training camp di Eropa.

"Kalau beberapa cabang akan berbeda. Tapi, BMX akan di Eropa ya, kami rencanakan tiga bulan di sana.

Harapannya ya," kata pelatih kepala balap sepeda, Dadang Haris Purnomo, yang dilansir dari detikSport, Rabu (21/11)."Kalau tidak salah mulai April 2019. Jadi memulai putaran World Cup pertama anak-anak sudah ada di sana. Ada beberapa pilihan sih antara Belanda atau Prancis. Masih melihat juga peluangnya dimana," dia menambahkan.
Editor : Nur Atika Pratiwi