Datangi Kantor Bupati, Puluhan Nelayan Curhat ke Andi Fahsar Dua Bulan Tak Melaut

Andi Fahsar
Bupati Bone, Andi Fahsar Padjalangi dengar keluhan nelayan - BONEPOS.COM/SUGIANTO

BONEPOS.COM, BONE -- Puluhan nelayan Kecamatan Salomekko Kabupaten Bone kembali mendatangi kantor Bupati untuk menyampaikan aspirasinya terkait penggunaan alat tangkap ikan Trawl yang dilarang beroperasi.

Perwakilan nelayan dari Salomekko itu diterima langsung oleh Bupati Bone A Fahsar Mahdin Padjalangi didampingi Kepala Bidang Kenelayanan Dinas Kelautan Perikanan Bone A. Sukiman di ruang rapat pimpinan, Rabu (21/11/2018).

Pendamping nelayan Ketua Asosiasi UKM Mutiara Timur Hasida Lipoeng meminta pemerintah daerah untuk segera memberikan solusi alat tangkap yang bisa digunakan nelayan. "Kami pertanyakan solusi alat tangkap apa yang bisa digunakan," kata Hasida

"Karena teman-teman nalayan ini sudah hampir dua bulan perekonomian nelayan di Salomekko lumpuh. Jadi perlu ada solusi dan perhatian melihat sama-sama menguji coba alat tangkap itu," harapnya

Sementara itu Bupati Bone A Fahsar menjelaskan, persoalan menggunakan Trawl adalah pelanggaran dan tidak bisa digunakan. "Jadi Trawl itu pelanggaran, jangan lagi coba-coba digunakan. Untuk itu mari kita pelan-pelan untuk dibina dan perlu ada dibentuk kelompok yang nantinya dibina oleh Dinas Kelautan dan Perikanan," pinta Fahsar.

Adapun solusi yang diberikan pihak Dinas Kelautan dan Perikanan adalah nelayan bisa menggunakan alat tangkap sejenis Gill Net dari berbagai macam jaring Insang dan beberapa macam alat pancing lainnya.

"Kita juga sudah arahkan ke Provinsi karena itu kewengannya dan jelas diaturan pengelolaan laut termasuk pengwasan itu dari 0-12 mil termasuk kewenaagan Provinsi," ujar A. Sukiman.

Sugianto Warium