Dinas DP3AP2KB Gelar Dialog Penguatan KLA, Ini Pesan Wabup Sinjai

Wakil Bupati Sinjai, Hj. Andi Kartini Ottong - BONEPOS.COM/ISTIMEWA

BONEPOS.COM, SINJAI - Wakil Bupati Sinjai, Hj.Andi Kartini Ottong buka acara Penguatan Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2018, di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Acara diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), di Ruang Pola Kantor Bupati Lama, Jumat 23 November 2018.

Ketua pelaksana Dra.Hj.Mas Ati melaporkan melalui pengembangan KLA pemerintah membuat suatu upaya nyata untuk menyatukan isu hak anak ke dalam perencanaan dan pembangunan Kabupaten/Kota.

Sebelumnya, Kabupaten Sinjai telah meraih penghargaan yang kedua kalinya dalam kategori Pratama di Surabaya pada 23 Juli 2018 lalu.

"Kegiatan ini dihadiri 50 peserta terdiri dari unsur Perangkat Daerah, Camat, Ketua Tim Penggerak PKK, Puskesmas Ramah Anak, BUMN/BUMN/BUMD, Organisasi/Lembaga Masyarakat. Semoga peserta mampu memahami dan mengimplementasikan mensukseskan pelaksanaan percepatan penilaian KLA terhadap 177 kabupaten/Kota termasuk Kabupaten Sinjai," urainya.

Sementara itu, Andi Kartini Ottong menyampaikan bahwa Penguatan KLA sebagai upaya Pemkab Sinjai melalui Dinas P3AP2KB mewujudkan perlindungan dan kesejahteraan anak dalam rangka memenuhi amanat Undang-undang Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Selain itu, Peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan nomor 2 tahun 2009 tentang Kebijakan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA).

"Ada 24 indikator KLA yang didasarkan pada substansi hak-hak anak yang dikelompokkan ke dalam 5 (lima) klaster pemenuhan hak-hak anak dalam Konvensi Hak Anak (KHA) yaitu Hak Sipil dan Kebebasan, Lingkungan Keluarga dan Pengasuhan Alternatif, Kesehatan Dasar dan Kesejahteraan, Pendidikan Pemanfaatan Waktu Luang dan Kegiatan Seni Budaya dan Perlindungan Khusus",jelasnya.

Ia berharap, sejumlah indikator KLA tersebut, tidak berhenti menjadi sederet check list evaluasi KLA tetapi dapat menjadi acuan bagi perangkat daerah dan komponen masyarakat untuk memenuhi hak-hak anak melalui pengembangan KLA yang terintegrasi dan berkelanjutan.

"Melalui penguatan Kabupaten Layak Anak (KLA) ini mari kita membangun pondasi yang kuat untuk anak-anak kita. Kita bimbing mereka untuk menjadi pribadi yang kuat, berakhlak mulia dan berpendirian teguh. Serta memiliki kecakapan, wawasan yang luas dan kecerdasan sehingga kelak Sinjai yang kita cintai, maju dan sejahtera dipimpin oleh generasi terbaik dari anak-anak kita yang ada sekarang ini," harapnya.

Acara ini, turut dihadiri perwakilan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sulawesi Selatan, Nur Anti, MT.(*)