Pengamat Sebut Gerakan Galang Dana Kampanye Prabowo Indikator Kedewasaan Demokrasi

Kandidat Pilpres 2019 - BONEPOS.COM

BONEPOS.COM, JAKARTA - Program gotong- royong galang dana kampanye calon Presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto melalui gerakan Galang Perjuangan menuai banyak perhatian publik.

Direktur Eksekutif Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID), Jajat Nurjaman mengatakan, biaya kampanye yang sangat besar menuntut para peserta pemilu 2019 untuk bekerja ekstra.

Menurutnya, selain menawarkan berbagai macam programnya, pengumpulan dana kampanye dari sumbangan masyrakat adalah salah satu solusi cerdas dalam mengatasi mahalnya biaya kampanye pemilu.

"Gerakan tersebut jadi pembeda dari kedua kubu capres dalam menarik sumbangan dana kampanye. Pihak Prabowo tidak menargetkan nominal untuk berkontribusi. Bahkan baru-baru ini, Prabowo mengapresiasi sumbangan dari masyarakat yang nilainya Rp. 20.000. Jadi bukan masalah jumlahnya, tapi partisipasi rakyat semakin dewasa dalam menghadapi pesta demokrasi yang pada kenyataannya sangat mahal," tuturnya.

Sementara disaat yang sama, lanjut Jajat, kubu Jokowi terlihat bekerja ekstra meyakinkan para pengusaha taipan.

"Kedua perbedaan manuver capres saya kira ini semakin mendewasakan kita dalam berdemokrasi,” tandasnya.

Ia melanjutkan, salah satu permasalahan yang akan dihadapi terkait fenomena sumbangan dana kampanye ini yakni menjauhkan rakyat dari praktik money politic.

Selanjutnya 1 2