Polemik Data Pemilih, Ini Instruksi Prabowo untuk Periksa DPT

Calon Presiden RI, nomor urut 2 H. Prabowo Subianto - BONEPOS.COM/ISTIMEWA

BONEPOS.COM, JAKARTA - Calon Presiden RI nomor urut 2, H. Prabowo Subianto meminta seluruh kader partai koalisi Adil Makmur dan relawan untuk memastikan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pemilu 2019.

Hal tersebut, dalam rangka mendorong terselenggaranya proses pemilu yang jujur dan adil.

Sejak awal penyusunan DPT, Partai Gerindra bersama-sama dengan Bawaslu dan partai-partai lainnya peserta pemilu telah berinisiatif untuk membantu KPU membersihkan DPT dari data-data ganda dan data-data yang tidak valid.

Dalam keterangan tertulis yang diterima Bonepos.com, Prabowo menegaskan masih terdapat sejumlah problem yang perlu diselesaikan terkait DPT. Termasuk diantaranya, adanya data tambahan dari Kemendagri sebanyak 31 juta yang diminta untuk ditambahkan ke dalam DPT.

"Problem dari data tambahan tersebut adalah ketika Partai Gerindra meminta data tersebut untuk dibuka agar bisa dilakukan pencermatan dan pembersihan, pihak KPU dan Kemendagri tetap tidak membuka data tersebut," tegasnya.

Baca juga: DPT Masih Kacau, NCID Pertanyakan Komitmen Parpol yang Pilih Bungkam

Lebih lanjut, Ia menyebut salah satu syarat terselenggaranya pemilu yang jujur dan adil adalah Daftar Pemilih Tetap (DPT) harus valid dan benar-benar mencerminkan keadaan sebenarnya.

Selanjutnya 1 2