Sekjen PSSI Mengaku Tidak Mengenal Vigit Waluyo

Pemilik PS Mojokerto, Putra Vigit Waluyo.
BONEPOS.COM - Nama Vigit Waluyo mencuat sejak melakukan pengaturan skor atau match fixing di Liga Indonesia. Teranyar, dia disebut-sebut telah mengatur pertandingan babak delapan besar Liga 2 antara Aceh United melawan PSMP Mojokerto Putra, pada 9 November 2018 lalu.

Kasus pengaturan skor ini telah mencuat sejak lama. Namun hingga saat ini, PSSI tidak pernah mencoba memanggil Vigit untuk menyelidiki atau sekadar meminta informasinya.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Ratu Tisha Destria mengaku tidak mengenali sosok Vigit. Tisha pun berharap pemerintah dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk bekerja sama memberantas match fixing.

"Saya tidak kenal dan tidak pernah bertemu dengan Vigit Waluyo," ujar Tisha dalam acara Diskusi PSSI Pers di Jakarta Selatan, Jumat (30/11).

"Kami komitmen dengan pemerintah untuk perangi ini," katanya menambahkan.

Dugaan match fixing menyeruak setelah Manajer Madura FCYanuar membongkar keterlibatan anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Hidayat. Yanuar mengatakan, Hidayat mencoba untuk mengatur pertandingan antara timnya melawan PSS Sleman pada babak delapan besar Liga 2.

Nama Vigit kemudian disebut-sebut oleh Bambang Suryo, yang mengaku pernah terlibat dalam match fixing. Bambang menuduh Vigit merupakan orang lama dalam kasus pengaturan skor di Liga Indonesia.

Editor : Nur Atika Pratiwi