Kejari Bone Harap Pemberitaan Kaburnya Dua Tahanan Tidak Dibesar-besarkan

Kasi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Bone, Erwin J - BONEPOS.COM/IWAN TARUNA

BONEPOS.COM, BONE - Kejaksaan Negeri (Kejari) Bone meminta agar pemberitaan perihal kaburnya dua tahanan kejaksaan di areal Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Klas II A Bone tidak dibesar-bersarkan.

Hal itu diungkapkan Kasi Pidana Umum Kejari Bone, Erwin J saat ditemui oleh rekan-rekan media diruang kerjanya, di Jalan Yos Sudarso, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Senin, 3/12/2018).

Dia mengatakan bahwa Kejari Bone meminta agar pemberitaan terkait dua tahanan yang kabur itu diredam, pasalnya menurut dia akan berkaitan dengan proses pencarian tahanan yang belum ditemukan.

"Maksud Kajari itu mungkin ada kaitannya dengan proses pencarian yang hingga saat ini masih terus dilakukan, terkait sudah sejauh mana proses pencariannya, mungkin Kasi Intel, lebih bisa menjelaskan,"ungkap Erwin

Sementara itu, dia juga mengatakan bahwa saat ini pihaknya akan memperketat pengawalan terhadap tahanan. Pasalnya menurut Erwin, ini akan menjadi PR besar bagi pihaknya karena hal tersebut bisa saja akan terjadi lagi.

"Tentunya, adanya kejadian seperti ini akan kami jadikan pembelajaran besar agar kedepannya tidak terjadi lagi. Pastinya akan kami tingkatkan pengawalan, dan saya sudah tanya rekan-rekan apabila ingin mengawal tahanan pastinya harus betul-betul lengkap, baik dari pihak kepolisian hingga kejaksaan itu sendiri,"ujar Erwin J

Telah diberitakan sebelumnya, bahwa 2 dari 18 tahanan kejaksaan dikabarkan kabur saat hendak diturunkan di depan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Watampone, usai menjalani sidang di Pengadilan pada Rabu, 28 November 2018 lalu.

Diketahui Kedua tahanan tersebut, Arman bin Nurung (33) kasus narkoba dan Amir bin Abbas (37) residivis kasus pencurian.

Iwan Taruna