Korupsi Dana BOS, Mantan Kepsek SMAN 3 Bone Masuk Sel

Mantan Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Watampone, H Haedar (Rompi Merah) yang didampingi kuasa hukumnya Firman SH, saat hendak menuju ke mobil tahanan untuk dibawa ke Lapas Klas II A Bone, Senin, 10 Desember 2018, petang tadi. (BONEPOS.COM - IST).

BONEPOS.COM, BONE - Mantan Kepala Sekolah (Kepsek) SMA Negeri 3 Watampone, H Haedar resmi ditahan oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Bone, Senin 10 Desember 2018.

Haedar resmi dimasukkan ke sel atas keterlibatannya dalam kasus dugaan korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2016 dan 2017.

Pria yang menjabat Kepsek selama 10 tahun ini, ditahan setelah menjalani proses pemeriksaan kurang lebih 8 jam di Kantor Kejaksaan Negeri Watampone, Jalan Yos Sudarso, Senin pagi tadi.

Usai diperiksa, Haedar yang didampingi oleh kuasa hukumnya, Firman SH, langsung digiring ke mobil tahanan dengan menggunakan rompi berwarna merah kemudian dibawa menuju Lapas Klas II A Bone.

"Setelah diperiksa sebagai saksi beberapa kali. Hari ini tersangka resmi kami tahan," kata Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Bone Yoshepsus Ary Sepdiandoko, petang tadi.

Dijelaskan Yoshepsus, dasar penahanan Haerdar berdasarkan pasal yang dikenakan dimana ancamannya lebih lima tahun, sehingga ditakutkan melarikan diri dan menghilangkan barang bukti.

"Tersangka dijerat pasal 2 ayat 1 UU 31 Tahun 1999 sebagai tindak pidana korupsi dan Pasal 3 UU 31 tahun 1999 dimana ancaman hukumannya lebih dari 5 tahun penjara," jelas Yoshepsus.

Meski demikian, Yoshepsus belum membeberkan total kerugian negara yang ditimbulkan oleh kasus korupsi dana Bos tersebut.

"Untuk total kerugian negara nanti kita akan sampaikan setelah pemeriksaan lebih lanjut, karena tidak menutup kemungkinan ada tersangka lain," ujarnya.

Untuk diketahui, pada tahun 2016, dana BOS yang digelontorkan ke SMAN 3 Bone yang sebelumnya bernama SMA Negeri 2 Watampone yakni sebesar Rp 1, 6 Miliar pada tahun 2016.

Selanjutnya, pada tahun 2017 pemerintah kembali menggelontorkan anggaran Dana BOS sebesar Rp 2 Miliar lebih.(*)