Terlibat Penyalahgunaan ADD, Camat Bengo Terancam Bui

Ilustrasi (INT).

BONEPOS.COM, BONE - Kasus korupsi pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) Desa Mattiro Walie Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, anggaran tahun 2017, mamasuki babak baru.

Saat ini, kasus yang ditangani oleh Kacabjari Lappariaja itu, telah menetapkan Camat Bengo, Andi Rahmatullah dan Kepala Desa Mattiro Walie, Rudding Tokkong, sebagai terdakwa.

"Keterlibatan camat Bengo dalam perkara ini karena terlibat dalam pengelolaan dana desa Mattiro Walie termasuk pembelanjaan," Kata Kacabjari Lapri Soetarmi, Senin 10 Desember 2018.

Selain Kacabjari Lappariaja, Kacabjari Pompanua juga merilis kasus dugaan korupsi ADD yang ditanganinya saat ini, dimana melibatkan Kepala Desa Opo yakni Andi Juliawan.

Andi Juliawan terlibat penyalahgunaan anggaran dana desa tahun 2016 yang menimbulka kerugian negara sebesar Rp 96 juta lebih.

"Kalau mantan kades Opo ini sudah di vonis kamis kemarin selama 2 tahun penjara namun belum ditahan dikarenakan masih menunggu jawabannya menerima atau tidak,"Kata Kacabjari Ajang Ale Fakhrul.

Untuk diketahui, Kejaksaan Negeri Bone merilis kasus-kasus korupsi yang saat ini ditangani di beberapa Kacabjari di Kabupaten Bone, dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Kejaksaan Indonesia (HAKI).

Penulis: Sugianto Warium