Guru Golongan II dan Honorer Bone Desak Sertifikasi Dibayarkan

BONEPOS.COM/INT

BONEPOS.COM, BONE --Puluhan dari perwakilan guru Golongan II dan guru honorer kembali mempertanyakan tunjangan sertifikasi yang belum dibayarkan sampai saat ini.

Aspirasi tersebut disampaikan guru-guru melalui rapat dengar pendapat Komisi I DPRD Kabupaten Bone, di ruang rapat DPRD Selasa (11/12/2018).

Kabid Program Disdik Ibrahim Yukkas membenarkan, sejak 2016 guru-guru golongan II tidak menerima tunjangan karena terkendala juknis.

"Jadi bukan kami yang tidak mau bayarkan tapi karena belum ada regulasi juknis menjadi acuan, sehingga CPNS golongan 2 itu belum bisa dibayarkan," tutur Ibrahim Yukkas.

Selain itu dilemanya kata Ibrahim PP 78 tentang Undang-Undang Dosen itu tidak mengenal golongan 2. "Persoalannya, di 2014 pemerintah tetap juga mengangkat golongan 2. Jadi dengan kondisi ini golongan 2 belum bisa dibayarkan," jelasnya.

Permasalahan lainnya kata Ibrahim adalah terkait masih ada 99 guru honorer yang rekeningnya masih terblokir. "Ini sudah dua kali kita ke Kementerian Dirjen GTK pusat tapi belum ada penyelesaiannya," ungkapnya.

Komisi I DPRD Bone Saifullah Latif mengatakan, terkait masalah itu pihaknya akan mengkonsultasikan di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan penyebab kenapa terbit.

"Kita akan konsultasikan masalah ini, apa penyebabnya tidak dibayarkan dan bagaimana regulasinya," ujar Saifullah Latif saat dihubungi via ponselnya Selasa (11/12/2018).

Ditambahkan bahwa, Komisi I beserta rombongan akan berangkat ke Kementerian pusat pada 16 Desember 2018.

Sugianto Warium