Ancam Pidanakan 76 Akun Sosmed, PSSI Dinilai Mengecewakan

BONEPOS.COM - PSSI lewat Komisi Disiplin (Komdis) berencana memanggil 76 akun di sosial media yang membicarakan kasus match fixing (pengaturan skor) final Piala AFF 2010 ketika Timnas Indonesia menghadapi Malaysia. Dalam pertandingan leg pertama yang berlangsung di Stadion Bukit Jalil itu, Tim Merah Putih tumbang dengan skor 3-0.

PSSI berniat untuk memanggil akun-akun di sosial media untuk memberikan bukti. Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, mengancam akan mempidanakan akun-akun tersebut sebagai penyebar hoaks dan pencemaran nama baik jika tidak memiliki bukti yang bisa diberikan kepada Komdis.

Hal tersebut membuat Ketua Umum Paguyuban Suporter Timnas Indonesia (PSTI), Ignatius Indro, kecewa dengan respons PSSI. Menurutnya PSSI hanya membuang-buang waktu.

PSSI seharusnya fokus membuka selebar-lebarnya kasus pengaturan skor, bukan mencari kambing hitam.

Dilansir dari halaman Medcom.id, Kamis (20/12) sore, Ignatus menjelaskan"Energinya akan habis untuk pidanain akun-akun di sosmed, tapi tidak buka tabir kasusnya sendiri. Memang tidak ada niat membersihkan diri,"

Persepak bolaan Indonesia kembali digegerkan oleh kasus pengaturan skor. Mantan Manajer Timnas Indonesia, Andi Darussalam Tabusalla, mencurigai ada unsur kesengajaan dalam kekalahan Timnas.

"Saya katakan, setelah pertandingan ramai orang mengatakan seolah-olah ini diatur dengan saya sebagai manajer. Di situ saya mencari, mengejar, dan saya yakin pertandingan 3-0 itu saya dimainkan," kata pria yang kerap dipanggil ADS ini dalam program Mata Najwa, Rabu (19/12) malam.

Editor : Nur Atika Pratiwi