Banjir Rendam Dua Kecamatan di Soppeng, Aktivitas Warga Lumpuh

banjir soppeng
Di Kacamatan Ganra, banjir diakibatkan adanya tanggul sungai yang jebol. Ketinggian air yang mencapai 70 centimeter menyebabkan pengendara tidak dapat melintasi jalan raya. (BONEPOS.COM - NUR ALAM ABRA).

BONEPOS.COM, SOPPENG - Pasca diguyur hujan semalaman, dua kecamatan di kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan terendam banjir. Dua kecamatan tersebut yakni Kecamatan Ganra dan Donri-donri.

Pantauan Bonepos.com, ratusan rumah terendam banjir, bahkan jalan protokol menuju kota Soppeng, juga terendam banjir sehingga aktivitas warga lumpuh total.

Untuk wilayah Kecamatan Donri-donri, banjir diakibatkan meluapnya air dari sungai Paddangeng sehingga memutuskan akses jalan poros Soppeng-Sidrap.

Sedangkan di Kacamatan Ganra, banjir diakibatkan adanya tanggul sungai yang jebol. Ketinggian air yang mencapai 70 centimeter menyebabkan pengendara tidak dapat melintasi jalan raya.

"Banjir yang terjadi di wilayah Ganra ini terjadi karena ada beberapa titik tanggul sungai Bakke yang jebol," kata Kepala Desa Ganra Heruddin kepada Bonepos.com.

Sementara itu, sebagai langkah antisipasi, anggota Kodim 1423/Soppeng bersama dengan Polres dan BPBD mengevakuasi warga yang rumahnya terendam banjir,

Dandim 1423/Soppeng, Letkol Arm Fajar Catur mengatakan, upaya yang dilakukan memerintahkan anggota kodim dan para babinsa terjun langsung membantu serta monitor kemungkinan eskalasi banjir.

"Kami koordinasi dengan Polres dan BPBD di lapangan serta menghimbau warga pengguna jalan agar tidak memaksakan untuk menyeberangi jalan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," ungkapnya.

Ditambahkan Fajar, bahwa Dia juga menghimbau kepada masyarakat yang berdomisili dekat sungai agar segera mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Nur Alam Abra