Fakta, Inilah 6 Negara Tanpa Perayaan Tahun Baru

2019 New year greeting card with fireworks. Minimalist style, geometric thin outline. Vector, eps.10

BONEPOS.COM - Tahun baru sering kali dirayakan dirayakan secara besar-besaran berbagai negara di dunia. Mungkin karena tahun baru dianggap sebagai simbol harapan baru sehingga orang-orang merasa bersemangat untuk menyambutnya. Saking semangatnya, beberapa negara bahkan memiliki perayaan tahun baru yang spektakuler.

Well meski tanggal 1 januari mungkin sangat istimewa, tapi kenyataannya tidak semua negara merayakan tahun baru lho! Tim bonepos merangkum 6 negara tanpa peayaan tahun baru. Cekidot!

1. Arab Saudi

Di 6 Negara Ini, Kamu Gak Bakal Menemukan Perayaan Tahun Baru

Sebagai negara Islam, Arab Saudi memiliki aturan yang cukup berbeda dengan kebanyakan negara dunia termasuk untuk urusan tahun baru. Di negara raja Salman ini, merayakan tahun baru adalah hal yang dilarang.

Dan larangan ini bukan hanya untuk tahun baru, tapi juga hari valentine. Alasannya karena tahun baru dan hari valentine bukan bagian dari syariat ajaran islam. Bahkan di dua hari tersebut, polisi akan mengecek dan memastikan bahwa tidak ada toko yang menjual atribut tahun baru dan valentine seperti kembang api, terompet atau sesuatu yang berbentuk hati berwarna pink dan merah yang menjadi simbol valentine.

Selain itu bagi Arab Saudi, tahun baru tidak jatuh dibulan januari tapi di awal bulan muharram yang merupakan bulan dalam kalender islam.

2. Iran

Di 6 Negara Ini, Kamu Gak Bakal Menemukan Perayaan Tahun Baru

Sama seperti Arab Saudi, Iran juga memiliki kalender sendiri sehingga tidak heran jika beberapa perayaan jatuh dihari yang berbeda dari kebanyakan orang. Di Iran tahun baru disebut Nowruzdan tidak jatuh pada tanggal 1 januari melainkan 21 maret.

Di hari Nowruz, orang-orang Iran merayakan hari ini dengan cara mengenakan pakaian tradisional dan bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Perayaan Nowruz sendiri merupakan salah satu tradisi peninggalan kebudayaan Iran kuno dan sudah berlangsung sejak 3.000 tahun yang lalu.

3. India

Di 6 Negara Ini, Kamu Gak Bakal Menemukan Perayaan Tahun Baru

Kebanyakan orang India memang tidak merayakan tahun baru pada tanggal 1 januari. Tapi sebagai gantinya mereka memiliki banyak perayaan tahun baru dalam satu tahun. Sebagai salah satu negara yang memiliki banyak kebudayaan, orang India juga memiliki perbedaan dalam urusan tahun baru.

Dalam kalender India, tahun baru harusnya dirayakan pada tanggal 22 maret. Namun tidak semuanya ikut merayakan. Orang yang tinggal di daerah Kerala contohnya, mereka merayakan tahun baru di tanggal 13 april. Hal yang sama juga berlaku bagi beberapa daerah lain yang memiliki perayaan tahun baru di tanggal yang berbeda.

4. Vietnam

Di 6 Negara Ini, Kamu Gak Bakal Menemukan Perayaan Tahun Baru

Perayaan tahun baru di Vietnam disebut Tet. Selain namanya yang berbeda, tahun baru juga dirayakan di tanggal berbeda. Tet biasanya dirayakan diakhir januari atau awal februari.

Saat Tet, orang Vietnam yang tinggal dikota akan pulang kampung untuk menghabiskan waktu bersama keluarganya. Tradisi lainnya adalah tukar kado yang dilakukan antar anggota keluarga dan orang-orang terdekat.

5. Bangladesh

Di 6 Negara Ini, Kamu Gak Bakal Menemukan Perayaan Tahun Baru

Lain di Vietnam, lain juga di Bangladesh. Di negara satu ini, tahun baru disebut Bengali dan dirayakan pada tanggal 14 april. Di hari Bengali, orang-orang akan bangun pagi lalu mandi dan memakai pakaian terbaik mereka. Setelah sarapan, orang Bangladesh akan pergi ke taman bersama keluarga dan teman-teman untuk merayakan Bengali.

Biasanya perayaan diisi dengan pawai, bernyanyi, menari, saling mengobrol atau melakukan apa pun yang menyenangkan untuk menghabiskan waktu bersama. Meski begitu, tanggal 1 januari tetap menjadi hari libur nasional di Bangladesh.

6. China

Di 6 Negara Ini, Kamu Gak Bakal Menemukan Perayaan Tahun Baru

Chinese New Year atau disebut Imlek, biasanya jatuh antara 21 januari sampai 21 februari. Di tahun 2019 mendatang, tahun baru China jatuh pada tanggal 5 februari. Untuk merayakan tahun baru, warga Tionghoa akan berkumpul dan makan malam bersama.

Mereka juga membersihkan rumah untuk menghindari nasib buruk di tahun yang baru ini. Beda dengan tahun baru 1 januari dimana kebanyakan yang merayakan adalah orang dewasa, perayaan tahun baru imlek menjadi perayaan favorit anak-anak dimana mereka akan mendapatkan uang keberuntungan yang dimasukkan ke dalam amplop merah dan disebut angpao.

Editor : Nur Atika Pratiwi