Siswa SUPM Bone Dikeroyok dan Ditikam di Asrama, Begini Kronologinya

siswa supm bone
Rivaldi saat ini masih dirawat intensif di RSUD Tenriawaru Bone, Jalan Dr Wahidin, Watampone, Selasa, 8 Januari 2018. (BONEPOS.COM - IWAN TARUNA).

BONEPOS.COM, MAKASSAR - Aparat Kepolisian Resor (Polres) Bone saat ini tengah menyelidiki kasus pengeroyokan yang terjadi di asrama Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Negeri Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Selasa, 8 Januari 2019 dini hari tadi.

Diketahui, aksi pengeroyokan yang diduduga dilakukan oleh beberapa siswa itu, menyebabkan Andi Muhammad Rivaldi, menderita luka tikaman benda tajam pada bagian lengan tangan, bahu, leher serta bagaian kepalanya. Korban mendapatkan 14 jahitan atas lukanya.

Peristiwa nahas itu bermula ketika Rivaldi hendak tidur di lorong asrama SUPM Bone, dimana saat itu sedang terjadi pemadaman listrik, namun sekitar pukul 02.00 Wita tiba-tiba datang sekelompok orang langsung mengeroyoknya. Seketika itu, Rivaldi terkapar tak berdaya.

Pasca penganiayaan itu tepatnya sekitar pukul 03.00 Wita, Rivaldi langsung dilarikan ke RSUD Tenriawaru Bone untuk mendapatkan perawatan atas lukanya. Siswa berumur 18 tahun itu diantar oleh sejumlah temannya.

Kasat Reskrim Polres Bone, Iptu Muhammad Fahrum mengatakan, pasca penganiayaan itu, pihaknya saat ini tengah mengumpulkan sejumlah bukti dan keterangan saksi atas peristiwa tersebut guna mengungkap siapa pelaku penganiayaan.

"Sekarang korban dirawat di rumah sakit. Terkait pelaku penganiayaan sementara dalam proses lidik, termasuk mengumpulkan sejumlah bukti dan keterangan saksi," tegas mantan Kanit Tipikor Polres Bone ini, Selasa siang.

Iwan Taruna