Tinta Print Habis, Pelayanan di Disdukcapil Bulukumba Macet

BONEPOS.COM, BULUKUMBA - Sejumlah masyarakat Kabupaten Bulukumba harus pulang dengan tidak membawa KTP lantaran Ribbon atau tinta khusus alat cetak Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) di kantor Dinas Kependudukan dan Pecatatan Sipil (Disdukcapil) Bulukumba habis.

Sejak tiga hari terakhir, warga yang mengurus e-KTP tidak dapat membawa pulang salah satu bentuk legitimasi sebagai warga negara Indonesia.

Ketua Umum Satuan Pelajar Mahasiswa (SAPMA) Pemuda Pancasila Kabupaten Bulukumba, Sabir Modding sesalkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil lantaran hanya kehabisan tinta printer untuk cetak KTP Elektronik mengakibatkan masyarakat mengeluh dikarenakan sudah datang jauh-jauh tapi pulang tidak bawa apa-apa.

"Kita ketahui bahwa sebagian dan bahkan hampir seluruh masyarakat membutuhkan yang namanya KTP untuk sebuah pengurusan berupah berkas-berkas yang sifatnya urgen. Anehnya Dinas Kependudukan dan catatan cipil selalu mengalami kendala tehknis namun selalu tidak ada solusi alternatif untuk permasalahan yang di butuhkan masyarakat,"ujar Sabir Modding

Sabir Modding juga menuturkan bahwa setiap hari masyarakat Bulukumba dari berbagai kecamatan maupun desa yang jauh dari kota rela berpanas-panasan antri di depan kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil untuk mendapatkan panggilan perekaman E-KTP, namun mirisnya pegawai Dinas Kependudkan dan catatan sipil mengatakan bahwa tinta printer untuk pencetakan habis.

"Saya membawa berkas ke bagian penanganan berkas untuk E-KTP tetapi pegawainya mengatakan tinta habis pak, jadi saya minta solusi alternatif untuk sebuah keterangan berupa suket atau pengisian biodata agar ada legitimasi penguatan dari capil untuk pengurusan berkas yang bersangkutan dengan E-KTP karna saya sangat membutuhkan," tutur Sabir yang akrab di sapa Pacet

Lebih jauh Pacet alias Sabir mengungkapkan ini sebuah ketimpangan bagi pemerintah khususnya di dinas kependudukan dan catatan sipil karna pegawainya mengatakan bahwa tidak ada kabid untuk penandatanganan Biodata yang bisa menjadi alternatif ketika ada kendala tekhnis.

"Saya menyampikan ketika seperti ini terus kinerja dinas kependudukan dan catatan sipil, maka banyak masyarakat mengeluh terhadap pelayanan publik yang kita ketahui juga hampir seluruh masyarakat kecil bergantung pada K-KTP untuk melakukan pengurusan yang sifatnya penting dan juga bisa berupa usaha ekonomi rakyat”. Tutur Pacet alias Pacet.

Lanjut lagi Sabir atau akrab di sapa Pacet mengatakan, "masalah yang seperti ini harus di tangani serius karna akan merugikan masyarakat luas khususnya di kabupaten bulukumba sendiri, kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Cipil harus memperhatikan kinerja bawahannya dan perlu pengawasan ekstra agar pelayan publik berjalan sesuai rencana dan tidak merugikan masyarakat,"tambahnya.

Iwan Taruna