Presiden Jokowi di Tuding Bohong, Cewek Ini Berani Rela Mati

Screenshoot pernyataan warganet di twitter yang menuding Jokowi bohong

BONEPOS.COM - Tengah ramai di media sosial persoalan Presiden Jokowi yang dituding berbohong mengenai riwayat pendidikannya.

Perdebatan itu bermula ketika warganet bernama @IreneViena, Minggu (13/1) akhir pekan lalu, mengunggah tulisan yang mepertanyakan kebenaran riwayat pendidikan Jokowi di akun Twitter.

Sang presiden menyatakan menempuh pendidikan di SMAN 6 Surakarta tahun 1977 sampai 1982. Namun, sang akun tersebut mengklaim, SMAN 6 Surakarta baru ada pada tahun 1986.

Bahkan, pemilik @IreneViena menegaskan berani mati dan masuk neraka kalau tulisannya itu tidak benar.

“Jika benar Presiden Joko Widodo adalah mantan siswa SMA 6 Surakarta antara tahun 1977 sampai 1982, saya rela mati sekarang dan masuk neraka. Kok nekat? ya nekat dong. SMAN 6 Surakarta baru ada tahun 1986. Jadi Jokowi SMA nya di mana? Emboh, bukan urusanku,” tulisnya.

Namun, akun itu dibantah oleh banyak warganet. Akun @DionYuliar misalnya, mengunggah hasil bidik layar Wikipedia yang menyebutkan SMAN 6 Surakarta sudah berdiri tahun 1975.

“SMAN 6 Surakarta berdiri tahun 1975 dengan nama Sekolah Menengah Persiapan Pembangunan (SMPP) Nomor 40 Surakarta. Walaupun bernama SMPP, kurikulum yang digunakan adalah kurikulum SMA.”

Sementara akun @EllaZefa mengatakan, dirinnya merupakan alumni SMAN 6 Surakarta dan mengetahui Jokowi adalah seniornya.

"Setahu aku tahun 1975 lho berdirinya ini SMA. Kabar-kabarin ya mbak kalau sudah di neraka," sindirnya.

Editor : Nur Atika Pratiwi