Honor Kecil, Sejumlah Warga di Bone Tolak Jadi Petugas KPPS

BONEPOS.COM, BONE - Sejumlah warga di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, menolak untuk menjadi petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) pada pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019 pada 19 April 2019 mendatang.

Warga yang sebelumnya pernah bertugas sebagai KPPS pada Pilkada 2018 lalu ini menolak untuk mendaftar kembali menjadi KPPS lantaran jumlah honor yang mereka terima sangat kecil dan tidak sebanding dengan pekerjaan yang akan mereka lakukan pada Pileg dal Pilres nanti.

"Sekarang kami mengalami kendala di lapangan salah satunya di Kelurahan Walannae, dimana warga banyak yang menolak mendaftar menjadi KPPS. Alasanya karena katanya honornya terlalu kecil," kata Anshar, Ketua PPK Kecamatan Tanete Riattang, kepada Bonepos.com, Rabu, 16 Januari 2019.

Dijelaskan Anshar, bahwa warga ini membandingkan honor yang mereka terima dengan honor saksi dan pengawas TPS (PTPS) yang nilainya besar sementara pekerjaanya tidak banyak dan tidak sesulit pekerjaan sebagai petugas KPPS.

"Katanya itu honor saksi berkisar Rp 250 sampai 350 ribu, sementara pengawas TPS itu berkisar Rp 1 juta lebih, sementara katanya semua pekerjaan adanya di KPPS. Kalau gaji PPS seperti Pilkada kemarin itu hanya Rp 500 ribu dan jumlahnya sama dengan Pemilu nanti," bebernya.

Terpisah, Komisioner KPU Bone, Nasruddin Zaelani yang dimintai tanggapannya, memastikan hal itu tidak terjadi di masyarakat, pasalnya hingga saat ini banyaknya jumlah pendaftar untuk petugas KPPS membuat pihak KPU kewalahan.

"Tidak itu, malah kami sudah kewalahan menerima pendaftaran anggota KPPS dari 27 kecamatan kemarin kami sudah terima 13 kecamatan yang lengkap, bahkan saya melihat animo warga untuk terlibat berpartisipasi pada pemilu serentak 2019 sangat besar bukan karena honor," ungkapnya.

- Karena terjadi kesalahan penulisan PPS-KPPS maka judul berita "Honor Kecil, Sejumlah Warga di Bone Tolak Jadi Petugas KPPS" Diralat menjadi "Honor Kecil, Sejumlah Warga di Bone Tolak Jadi Petugas KPPS".
Ahmad Kaisar