Bulukumba Target Swasti Saba Wistara Untuk Kedua Kalinya

BONEPOS.COM, BULUKUMBA - Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bulukumba menerima kunjungan Tim Verifikasi Kabupaten Sehat tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang akan melakukan evaluasi dan verifikasi dokumen laporan dan kroscek di lapangan terkait kondisi terkini di Bulukumba.

Dalam kesiapan menerima predikat Kabupaten Sehat atau yang dikenal dengan istilah Swasti Saba. Tim yang terdiri dari 7 orang ini diterima langsung oleh Bupati AM Sukri Sappewali di Ruang Pola Kantor Bupati, Rabu 23 Januari 2019.

Ketua Tim Verifikasi, Kasri mengatakan sebelum tim pusat datang ke Bulukumba, Kabupaten Bulukumba harus lolos verifikasi dokumen. Olehnya itu, pihaknya kata Kasri, akan terlebih dahulu membuka dan mengecek ketersediaan data dalam dokumen laporan yang telah disiapkan untuk kemudian dikirim ke pusat.

"Kalau kabupaten tidak lolos dokumen, maka tim verifikasi pusat tidak akan turun mengecek," ungkap Kasri diawal sambutannya.

Dikatakannya konsep Kabupaten Sehat itu bukan milik sektor kesehatan toh saja, melainkan semua sektor ikut terlibat. Pihaknya akan mendiskusikan apa yang telah dilakukan dan seperti apa pembuktiannya, baik di dokumen laporan maupun di lapangan.

"Jadi intinya kabupaten sehat itu adalah proses. Yang kita mau lihat itu prosesnya, diawali darimana dan apa ada keterlibatan masyarakat," beber Kasri.

Pemkab Bulukumba menargetkan akan merebut kembali penghargaan Swasti Saba Wistara yang telah didapatkan pada tahun 2017 yang lalu. Namun menurut Bupati AM Sukri Sappewali, membangun kesehatan dari semua aspek merupakan keharusan yang mesti dilakukan pemerintah dengan pelibatan masyarakat.

"Bukan karena penghargaannya, tapi kita memang bertekad membangun kesehatan masyarakat yang lebih luas," imbuh Sukri Sappewali.

Tim verifikasi provinsi ini akan berada di Bulukumba selama 2 hari. Mereka juga akan melakukan peninjaun lokus di lapangan, misalnya di Bank Sampah Mandiri Taman Kota, Panti Asuhan Saadat Banaat, Industri Sarabba instan di Desa Balangtaroang, serta lokus lainnya yang telah disiapkan tim kabupaten untuk diverifikasi.

Iwan Taruna