Menyedihkan, Murid di Bone Belajar di Emperan Dapur Sekolah

BONEPOS.COM, BONE - Murid-murid SDN 24 Macanang di Kecamatan Tanete Riattang Barat Kab. Bone ini, terpaksa memilih belajar di emperan dapur sekolah.

Hal ini terpaksa dilakukan mengingat sekolah yang terletak di Jl. Ahmad Yani Kota Bone ini masih kekurangan ruang kelas untuk peserta didik.

Menurut penuturan guru wali kelas Herniati, murid yang tidak memiliki ruang kelas itu sebanyak tiga kelas.

"Selama belajar disini kondisinya benar benar tidak nyaman, kalau hujan anak-anak basah dan kalau siang anak kepanasan sehingga terpaksa melantai belajar di ruang dapur," tuturnya.

Keluhan sama juga diungkapkan guru dan wali kelas 5, Gutdi bahwa sejak dari dulu sekolah ini sudah pernah diukur dan dijanji akan dibangun tambahan ruang kelas baru tapi sampai hari ini tidak ada realisasi.

"Sebanarnya tim sudah pernah turun dan sudah diukur, bahkan kondisi ini sudah dilaporkan di dapodik, tapi sampai sekarang belum ada realisasinya," ungkap Gutdi, Rabu (23/1/2019).

Menurut Gutdi ruang belajar yang dibutuhkan adalah lima ruang kelas dan sangat mendesak tiga ruang kelas. "Kalau ini dibiarkan akan paling parah dan kasihan anak-anak," jelasnya.

Sekedar diketahui SDN 24 Macanang adalah satu-satunya SD rujukan di Bone yang telah menerapkan program Full Day School. Bahkan telah beberapa kali mengharumkan nama Provinsi Sulawesi Selatan di tingkat Nasional.

Sugianto Warium