Berdiri di Atas Saluran Air, Bangunan Liar Ini Dituding Jadi Biang Kerok Banjir

Sebuah bangunan yang menyerupai gudang berada di pertigaan jalan Nias dan Jalan Sulawesi nampak jelas di didirikan diatas selokan, bahkan nyaris merambah ke badan jalan. (BONEPOS.COM - AHMAD KAISAR).

BONEPOS.COM, BONE - Sebuah bangunan liar yang diduga didirikan tanpa mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di atas selokan atau saluran air, di wilayah Kelurahan Jeppee, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan dituding menjadi biang kerok banjir di permukiman warga.

Ironisnya, bangunan liar tersebut seolah-olah dibiarkan oleh Pemerintah Kabupaten setempat, padahal berdasarkan peraturan yang ada, bangunan, baik tempat tinggal atau gudang di atas saluran air sama sekali tidak diperbolehkan.

"Saya juga heran kenapa diatas selokan ada bangunan, harusnya kan tidak bisa, baik itu tempat tinggal apalagi gudang, namun faktanya ini apa, kok di biarkan," ungkap salah seorang warga H Asjikin kepada Bonepos.com, Rabu 23 Januari 2019 malam.

Lanjut Asjikin, adanya bangunan diatas selokan itu menyebabkan saluran buntu karena tidak bisa dibersihkan, sehingga saat terjadi hujan deras, air di saluran itu meluap ke permukiman warga dan menyebabkan banjir setinggi 30 centimeter.

"Ini menyulitkan kita bila akan melakukan pengerukan selokan. Bahkan kemarin rumah saya kebanjiran akibat luapan air dari selokan itu. Untuk itu, kami berencana menyurati Dinas SINTAP Bone agar hal ini diperhatikan," tegasnya.

Sementara itu, berdasarkan pantauan Bonepos.com, bangunan yang menyerupai gudang yang terletak di pertigaan jalan Nias dan Jalan Sulawesi itu nampak jelas di didirikan diatas selokan, bahkan nyaris merambah ke badan jalan.

Ahmad Kaisar