Dituding Jadi Sarang Prostitusi, Begini Kata Manajemen Helios Hotel

Hotel Helios Watampone, Jalan Langsar, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. (BONEPOS.COM - IST).

BONEPOS.COM, BONE - Manajemen Helios Hotel Watampone, akhirnya buka suara soal tudingan tempat tersebut jadi sarang prostitusi terselubung.

General Manager Helios Hotel, Romi Yansjah Nor, mengaku terkejut adanya tudingan mahasiswa, yang menyebut Hotel di jalan Langsat, Watampone itu, sebagai sarang prostitusi.

"Kita terkejut dengan tudingan itu, selama ini kami berjalan sesuai dengan koridor yang ada. Kami tidak berani untuk melanggar aturan," kata Romi kepada Bonepos.com, Kamis, 24 Januari 2019.

Sejauh ini, kata Romi, manajemen Helios memberlakukan aturan yang ketat soal pengunjung yang akan masuk ke THM dalam hal ini Hermes Lounge, yakni harus berumur 17 tahun keatas.

"Sekali lagi kami tekankan, itu tidak benar, itu tidak ada dalam kamus kami. Kami tidak akan korbankan aset miliaran hanya untuk melakukan hal-hal seperti itu," ujarnya.

Lanjut Romi, bahwa mungkin yang dimaksud adaanya anak di bawah umur masuk ke THM ada pada tempat karaoke, yang mana konsep yang dihadirkan di karaoke Helios yakni Family.

"Mungkin yang dimaksud adalah tempat karaoke. Kalau itu konsepnya Family yang tetunya sangat memungkinkan ada anak, ibu, bapak dan handai taulan bernyanyi di room karaoke," ujarnya.

Meski demikian, Romi mengaku terbantu dengan adanya sorotan yang datang dari masyarakat, karena menurutnya hal itu merupakan kontrol terhadap operasional hotel.

"Semua ini kami anggap sebagai fungsi kontrol terhadap operasional hotel kami. Dan kami yakin ini semua di dasari karena adanya rasa sayang dan cinta masyarakat terhadap hotel kami," ujarnya.

Ahmad Kaisar