Penumpang Kapal Feri Mishima Nekat Meloncat ke Laut, Begini Kronologinya

Peronil Basarnas Bone bersama pihak Syahbandar Pelabuhan Bajoe, melakukan koordinasi terkait pencarian korban Kapal Feri Mishima yang hilang tenggelam setelah meloncat ke laut. (BONEPOS.COM - IST).

BONEPOS.COM, BONE - Megawati, warga Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, nekat meloncat ke laut pada saat kapal Feri Mishima yang ditumpanginya tengah berlayar menuju ke pelabuhan Kolaka, Sulawesi Tenggara, Jumat, 25 Januari 2019 malam.

Informasi yang dihimpun Bonepos.com, menurut keterangan OPP Pelabuhan Bajoe, Sony Padli, peristiwa yang dialami wanita berumur 39 tahun, terjadi sekira pukul 19.00 wita, dimana pada saat itu korban baru saja menerima telefon dari seseorang.

"Informasinya seperti itu, karena ada saksi mata yang melihat kejadian itu dan langsung melaporkan kepada Kapten Kapal. Usai menerima laporan itu, sesuai SOP Kapten langsung memerintahkan untuk dilakukan pencarian, namun tidak ditemukan," kata Sony.

Lanjut Sony, lantaran proses pencarian tidak membuahkan hasil, pihak Kapal kemudian mengontak pihak pelabuhan kemudian diterukan ke pihak Basarnas untuk dilakukan proses pencarian. Sementara kapal Mishima melanjutkan perjalanan menuju pelabuhan Kolaka.

Sementara itu, Koodinator Badan SAR Nasional (Basarnas) Kabupaten Bone, Andi Sultan yang dikonfirmasi mengatakan, bahwa pihak telah melakukan pencarian di lokasi titik jatuhnya korban yakni pada koordinat 04.29 .45 S.120.30.21 E atau 6 mil dari pelabuhan Bajoe.

"Kami sudah melakukan pencarian di sekitar lokasi itu, namun korban belum juga ditemukan. Karena sudah larut malam dan penerangan yang minim, kami memutuskan untuk melanjutkan pencarian pada Sabtu pagi," kata Andi Sultan.

Untuk diketahui, Megawati tercatat dalam manifes sebagai penumpang kapal Feri Mishima untuk rute Pelabuhan Bajoe-Kolaka. Kapal Feri Mishima sendiri bertolak ke pelabuhan Kolaka sekira pukul 18.00 WITA, Jumat petang.

Suparman Warium