Selokan Buntu Gara-gara Bangunan Liar, Rumah Warga Bone Ini Kembali Kebanjiran

Gara-gara selokan buntu akibat adanya bangunan liar, sedikitnya empat rumah warga di jalan Nias, Kelurahan Jeppee, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, kembali kebanjiran. Kamis, 31 Januari 2019. (BONEPOS.COM - AHMAD KAISAR).

BONEPOS.COM, BONE - Gara-gara selokan buntu akibat adanya bangunan liar, sejumlah rumah warga di jalan Nias, Kelurahan Jeppee, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, kembali kebanjiran. Kamis, 31 Januari 2019.

Menurut salah seorang pemilik rumah, H Asjikin, tak kurang dari setengah jam turunnya hujan, seisi rumahnya kembali terendam banjir setinggi lutut orang dewasa.

"Ini sudah kedua kalinya, rumah saya kebanjiran air setinggi lutut. Penyebabnya hanya yakni karena selokanyang buntu, ada beberapa rumah disini terendam banjir," kata Asjikin kepada Bonepos.com, baru saja.

Menurut Dia, adanya bangunan liar berupa gudang yang berdiri diatas saluran air, membuat selokan buntu, lantaran papan cor dari bangunan itu mengahalangi aliran air.

"Sudah puluhan tahun saya disini, baru kali ini kebanjiran, ini karena bangunan itu, karena air selokan meluap dan masuk ke rumah kami," jelasnya.

Asjikin menuturkan, hal tersebut Dia laporkan ke pihak Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Dinas PMPTSP) Pemkab Bone.

Terpisah, Andi Adnin, Staf Dinas PMPTSP Bone, mengatakan, bahwa laporan warga tersebut sudah diterima dan pihaknya Sintap telah mengirimkan surat teguran kepada pemilik bangunan agar gudang itu dibongkar.

"Sudah kami terima informasinya dan kami sudah mengirimkan surat teguran. Bangunannya memang melanggar karena ada diatas saluran air dan itu harus dibongkar," ungkapnya.

Ahmad Kaisar