H.Firdaus : Pelaksanaan Pameran, Belum Ada Pihak Ketiga

Kadis Kominfo dan Persandian Sinjai, H.Firdaus, saat berada di Lapangan Sinjai Bersatu.

BONEPOS.COM, SINJAI - Pelaksanaan pameran pembangunan menjelang Hari Jadi Sinjai yang bakal dipihak ketigakan oleh pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Sinjai, akhirnya diperjelas oleh Kadis Kominfo dan Persandian, H.Firdaus.

Menurut H.Firdaus, hingga saat ini, pihak Pemerintah Daerah belum memastikan adanya pihak ketiga pada pelaksanaan kegiatan pameran pembangunan di Sinjai.

H.Firdaus juga membantah, bahwa pertemuannya dengan pihak perusahaan The Bindo beberapa waktu lalu di Lapangan Sinjai Bersatu, membicarakan kepastian adanya pihak ketiga terkait pelaksanaan pameran, melainkan hanya sekedar membicarakan tentang Proposal yang dimasukkan oleh pihak The Bindo itu sendiri.

"Jadi perlu saya luruskan, bahwa hingga saat ini, belum ada pihak ketiga yang secara pasti untuk kegiatan pameran ini. Adapun pertemuan saya dengan pihak The Bindo waktu itu di Lapangan Sinjai Bersatu, tidak lain hanya membicarakan tentang Proposal mereka yang sudah masuk," jelas Firdaus.

H.Firdaus juga menambahkan, bahwa pihaknya belum dapat membicarakan sejauh mana tehnis dan mekanisme pelaksanaan pameran pembangunan di Sinjai, lantaran hingga saat ini kepanitiaan kegiatan tersebut belum terbentuk.

"Kami belum bisa membicarakan sejauh mana tehnis dan mekanisme pelaksanaan pameran pembangunan ini. Sebab, sampai saat ini belum ada pembentukan panitia," kata H.Firdaus.

Diberitakan sebelumnya, bahwa pameran pembangunan yang setiap tahunnya dilaksanakan saat menjelang Hari Jadi Sinjai, bakal berbeda dengan tahun-tahun lalu.

Hal ini hampir dipastikan, dengan adanya rencana Pemerintah Daerah Kabupaten Sinjai untuk menggelar pameran Expo 2019, dan bakal dipihak ketigakan kepada salah satu perusahaan yang berasal dari Kota Angin Mamiri, Makassar, Sulawesi Selatan.

Sehingga mengenai hal tersebut, tak sedikitnya tanggapan yang muncul secara bervariasi dari masyarakat maupun dari kalangan pemerintah itu sendiri.

Salah satunya, Supardi, Kabid E-Goverment Dinas Kominfo dan Persandian Kabupaten Sinjai.
Menurut Supardi, bahwa apabila kegiatan pelaksanaan pameran pembangunan ini akan dipihak ketigakan, seharusnya melalui mekanisme yang ada, tidak serta merta langsung ditunjuk.

"Mekanisme yang ada itu, kalau dia menggunakan anggaran diatas dua ratus Juta, maka harus ditender atau dilelang. Tidak serta merta kita menunjuk," kata Supardi.

Tak hanya itu, Supardi juga berharap agar Pemerintah Daerah perlu memikirkan hal ini, mengingat momen pameran pembangunan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat lokal, khususnya petani bambu dan pemilik toko tripleks dan penjual paku.

"Ini kegiatan rutin tiap tahun. Petani bambu yang setiap tahunnya bisa menjual bambunya hingga dua ribu batang, dan pemilik toko triplek pun begitu, tripleksnya bisa terjual hingga ratusan lembar. Tapi kalau dipihak ketigakan, tentu tidak lagi menggunakan bambu dan tripleks," ungkap Supardi.

Suparman Warium