Pembunuhan Sadis, Anak Kandung di Sinjai Gorok Leher Ayahnya

Rumah bersimbah darah, tempat Hamzah menghabisi nyawa ayah kandungnya.

BONEPOS.COM, SINJAI - Peristiwa berdarah kembali terjadi di Dusun Bulu Jampi, Desa Gareccing, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Kamis (7/2/2019).

Pembunuhan sadis ini terjadi pada Kamis Subuh pukul 03.40 Wita. Hamzah Bin Ceking, (36), nekat menghabisi nyawa Ceking Bin Baco (64), yang tak lain merupakan ayah kandungnya sendiri.

Dari informasi yang dihimpun bonepos,com, peristiwa berdarah ini pertama diketahui oleh anak korban, Muin Bin Ceking,(41).
Muin yang mendegar suara gaduh dirumah pelaku, bergegas kerumah orang tuanya untuk mencari keberadaan orang tuanya (korban).

Setelah Muin sampai dirumah orang tuanya, Muin hanya melihat ibunya bersama saudaranya.
Hati Muin yang dirundung rasa cemas dan kwatir saat itu, langsung mengajak ibunya yang bernama Becce Bin Sattung (60) ke rumah Hamzah, untuk memastikan suara gaduh yang didengarnya itu.

Sebelum Muin membuka pintu belakang rumah Hamzah, pelaku terlebih dahulu membuka pintu dan membuang korban kearah Muin, dimana saat itu korban sudah meninggal dunia dengan kondisi luka gorok pada leher bagian belakang dan teliga kiri.

Kapolsek Sinjai Selatan yang dikonfirmasi bonepos.com, membenarkan peristiwa pembunuhan tersebut.
Menurut Iptu Lamirin, hingga saat ini pihaknya belum mengetahui secara pasti apa motif dari pembunuhan tersebut. Hanya diketahui pasti, bahwa saat ini pelaku sudah diamankan dan sementara menjalani pemeriksaan di kantor Polsek Sinjai Selatan.

"Benar dinda, kejadiannya tadi subuh, jam tiga lewat. Hingga saat ini belum diketahui secara pasti apa motif dari pembunuhan sadis ini.
Dan saat ini, pelaku sudah kita amankan dikantor polsek Sinjai Selatan, guna melakukan pemeriksaan dan proses lebih lanjut," kata Iptu Lamirin.

Ditanya terkait adanya dugaan bahwa pelaku telah mengalami sakit jiwa, Iptu Lamirin pun belum dapat memastikannya, lantaran terkait hal tersebut, kata Lamirin, harus melalui pemeriksaan tim medis.

"Kami belum bisa memastikan, apakah pelaku mengidap kelainan jiwa atau tidak. Sebab, mengenai hal itu, tentu nanti kita bisa tahu setelah melalui pemeriksaan medis," jelasnya.

Hingga berita ini diturunkan, jenasah korban telah dikebumikan di Perkuburan Pinjeng, Dusun Tanah Tengngah, Desa Gareccing, Sinjai Selatan.

Suparman Warium