Ali Ngabalin Terbaring di Rumah Sakit Viral, Begini Klarifikasinya

BONEPOS.COM, Jakarta - Foto Staff Ahli Utama Kepresidenan Ali Mochtar Ngabalin yang tengah terbaring dirawat di rumah sakit menyebar luas di media sosial. Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi KSP itu angkat suara mengenai foto viral tersebut.

Dalam foto tersebut, Ngabalin terlihat terbaring di ranjang rumah sakit dengan kondisi terlentang. Tampak alat-alat medis terpasang di tubuh pria yang akrab dengan serbannya itu. Ngabalin mengakui dia memang sempat masuk rumah sakit lantaran kegiatannya yang padat.

"Ini Abang sudah di Sekretariat Negara ini, Sekretariat Negara, hari ini masuk kantor seperti biasa. Kemarin memang tanggal 5, 6, 7, 8, 9 itu bolak-balik Jakarta-Yogyakarta-Semarang-Solo-Makassar, itu memang sangat padat. Pagi, siang, sore, malam, pergi terbang subuh, pulang malam, terbang sana ke... ya ke berbagai... di beberapa tempat," ujar Ngabalin saat dimintai konfirmasi, Senin (11/2/2019).

Foto Ali Ngabalin Terbaring di Rumah Sakit Viral, Begini KlarifikasinyaFoto Ali Mochtar Ngabalin terbaring di ranjang rumah sakit yang viral (Dok. Istimewa)

Ngabalin menepis kabar bahwa dia sempat sakit berat. Keperluannya ke rumah sakit hanya untuk general check up.

"Ya, jadi agak puyenglah sedikit, terus lihat anak di Rumah Sakit Jogja International Hospital di Yogyakarta ya, terus masuk rumah sakit. Memang agak puyenglah sedikit. Periksa batuk, terus sekalian general check up. Setelah general check up ada kolesterol sedikit, ada lambung, kurang minum, kurang doping vitamin, udah," tutur Ngabalin.Ngabalin menjalani medical check up pada Sabtu-Minggu, 9-10 Februari 2019. Dia menegaskan kondisi kesehatannya sudah lebih baik.

Terkait pihak-pihak yang menyebut dia terkena sakit berat, Ngabalin hanya bisa mengirim doa. Dia menegaskan kondisinya sudah sangat baik dan sudah berkantor hari ini.

"Astaghfirullahaladzim, nggak, nggak, nggak, nggak, nggak (sakit berat). Nah ini coba dengar Abang punya suara, tidak berubah sedikit pun. Mudah-mudahan itu menjadi doa dan sudah Abang maafkan. Biasa saja. Sudah kelar, selesai," tutur dia.

Editor : Nur Atika Pratiwi