Satu Persatu Korban Dokter Gadungan di Bone Melapor ke Polisi

NS saat melapor di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Bone, jalan Yos Sudarso, Kamis 21 Februari 2019. malam (BONEPOS.COM - AHMAD KAISAR).

BONEPOS.COM, BONE - Satu persatu korban malpraktek dokter gadungan di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan melapor ke Polisi. Kamis, 21 Februari 2019 malam.

Kali ini, giliran NS yang melaporkan tindakan malprakter yang diduga dilakukan EM terhadap dirinya.

Ditemui di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Bone, jalan Yos Sudarso, Kamis malam, NS mengaku kalau mukanya menjadi hitam dan lebam setelah disuntik.

"Muka saya menjadi hitam lebam akibat suntikan, saya tidak menyangka kalau dia (EM) bukan dokter. Saya bayar Rp 4,8 juta," kata NS.

NS menuturkan, dirinya melapor ke Polisi lantaran dirinya mengaku tertipu dan telah menjadi korban malpraktek yang dilakukan EM.

Seperti yang diketahui, EM resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polisi, pada Kamis, 21 Februari 2019. Selain EM Polisi juga menetapkan RN yang berperan sebagai pencari pasien.

Kasat Reskrim Polres Bone, Iptu Muhammad Pahrum mengatakan, kedua tersangka tersebut dijerat pasal pasal 77 dan 78 undang-undang no 29 tahun tahun 2004 tentang Praktek kedokteran.

Ahmad Kaisar