Reuni Terbesar Dalam Sejarah SMA 3 Bone Bakal Digelar

BONEPOS.COM, BONE - Reuni terbesar dalam sejarah SMA Negeri 3 Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, bakal digelar di Gor Lapatau Matanna Tikka, 8 Juni 2019 mendatang.

Reuni kali ini akan menjadi reuni terbesar karena akan mengundang para alumni mulai dari angkatan pertama hingga terakhir.

SMA yang beralamat di Jalan Jenderal Gatot Subroto, Watampone Bone ini sebelumnya telah 2 kali berganti nama. Sejak didirikan sekitar tahun 1974 silam SMA ini dikenal dengan nama SMPP 30 Watampone.

Kemudian setelah itu, tepatnya pada tahun 1986, sekolah ini kembali berganti nama menjadi SMA Negeri 2 Watampone, hingga pada tahun 2017.

Saat ini SMA Negeri 3 Bone tercatat telah meluluskan sebanyak 43 angkatan hingga saat ini dengan alumni terakhir untuk tahun ajaran 2018 lalu.

SMA ini dinilai telah banyak berjasa meluluskan para siswa-siswi yang kini tersebar dan sukses disejumlah daerah di Indonesia bahkan hingga ke luar negeri.

Untuk angkatan awal seperti diketahui, telah berjejer sejumlah nama yang telah populer dan sukses.
Salah satunya adalah Irjen Pol H. Suedi Husain. Dimana dia juga akan turut hadir dalam reuni ini.

Selain itu, ada juga Brigjen Pol Baharuddin Djafar yang merupakan alumni tahun '82. Pria yang menjabat sebagai Kapolda Sulbar ini, didaulat sebagai Ketua Panitia reuni tahun 2019 ini.

Ketua Himpunan Alumni SMA Negeri 3, Suedi Husein alumni SMPP 30 angkatan '77 dalam rilisnya, berharap partisipasi para alumni untuk bisa hadir dalam reuni Akbar ini.

"Pada kesempatan yang berbahagia ini, Saya ingin mengajak semua alumni untuk berpartisipasi mensukseskan dan memeriahkan Reuni Akbar Sekolah kita SMPP 30 Watampone, SMADA Watampone dan SMAGA Bone ini," kata pria yang akrab disapa Suhu ini.

Suhu menyebutkan, struktur Kepanitian acara reuni kali ini diambil dari sejumlah perwakilan di setiap angkatan. Adapun estimasi alumni yang akan hadir ditaksir mencapai 4 ribu orang.

Adapun tema yang diangkat, lanjut Suhu, yakni "Cerita Lama Bersemi Kembali" dengan harapan para alumni bisa kembali mempererat tali persaudaraan dan silaturrahmi.

"Selain itu, gelaran acara reuni mendatang akan turut meresmikan sebuah mesjid yang terletak didalam lokasi sekolah. Mesjid yang dibangun dari donasi para alumni ini rencananya akan diberi nama 'Mesjid Nurul Ilmi'," ujar Suhu.

Selain itu juga, kata Suhu, gelaran acara reuni ini pun akan dilanjutkan dengan acara inti dengan dilanjutkan ajang silaturrohim alumni dalam kemasan malam ramah tamah.