Bupati Gowa Jelaskan Esensi Pelaksanaan Jum’at Ibadah

BONEPOS.COM, GOWA - Pencerahan Qalbu Jum'at Ibadah adalah kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap hari Jum'at di kantor-kantor pemerintahan mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga pelosok-pelosok desa.

Menurutnya, kegiatan ini dilakukan tiada lain untuk mendoakan wilayah Kabupaten Gowa agar semakin baik kedepan dan masyarakatnya makin sejahterah dimasa yang akan datang.

Hal ini diungkapkan Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan saat menghadiri Pencerahan Qalbu Jum'at Ibadah di Gedung Serba Guna Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Bidang Kelautan Perikanan Tekhnologi Informasi dan Komunikasi (LPPPTK KPTK) di Desa Paccellekang, Kecamatan Pattallassang, Jum'at (1/3) pagi.

"Esensi dan makna pencerahan qalbu jumat ibadah ini bukan berbicara kuantitas dan berapa banyak yang hadir. Tapi berbicara kualitas, minimal setiap minggu ada yg mendoakan wilayah Pattallassang atau Kabupaten Gowa secara keseluruhan," ujarnya.

Ia juga menyampaikan perasaan bahagianya karena bisa hadir di tempat ini untuk mengikuti Pencerahan Qalbu Jum'at Ibadah. "Saya cukup bahagia dan gembira karena program unggulan dari pemerintah Kabupaten Gowa yaitu Pencerahan Qalbu Jum'at Ibadah dilaksanakan oleh Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Bidang Kelautan Perikanan Tekhnologi Informasi dan Komunikasi (LPPPTK KPTK)," ungkap orang nomor satu di Gowa ini.

Pada tahun 2017 lalu, Pencerahan Qalbu Jum'at Ibadah bahkan juga diterapkan di semua sekolah yang ada di Kabupaten Gowa, mulai dari tingkat SD hingga tingkat SMA juga melaksanakannya sebelum memulai pelajaran jam pertama.

"Jadi sebelum anak didik kita memulai mata pelajaran pertama, seluruh siswa dan siswi diberikan pencerahan qalbu Jum'at ibadah terlebih dahulu. Sehingga kita mampu membangun Sumber Daya Manusia yang berlandaskan iman dan taqwa," jelasnya.

Sementara itu, Kepala LPPPTK KPTK, Prof Irwan Akib sangat mengapresiasi semua program-program yang pemerintah Kabupaten Gowa laksanakan. Mulai dari program SKTB, program pendidikan seperempat abad hingga program pencerahan qalbu jum'at ibadah.

"Saya sangat salut, karena rasa-rasanya tidak ada pemerintah kabupaten di Sulsel yang betul-betul memikirkan sumber daya manusianya seperti yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Gowa," katanya.

Dirinya juga mengucapkan terima kasihnya kepada Bupati Gowa atas perhatiannya yang tiada henti-hentinya kepada LPPPTK KPTK terkhusus masyarakat yang bermukin di lokasi ini karena rencana perbaikan jalan menuju tempat ini telah dianggarkan tahun ini.

Turut pula hadir Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa, Dr. Salam, Camat Pattallassang, Baharuddin beserta jajarannya dan Ustad Dr. Syarif yang hadir membawakan tausyiah.

Ahmad Rusli