Gelar Diskusi Publik, HMI Komisariat STIH Sesalkan Ketidakhadiran Pemda dan DPRD

BONEPOS.COM, BONE - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat STIH Pengayoman Watampone melaksanakan kegiatan Diskusi Publik di Cafe Magaya, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, 03 Maret 2019.

Diskusi Publik tersebut mengangkat tema "Zona Hitam Gizi Buruk Kabupaten Bone" yang dihadiri oleh Narasumber dr. Eko Nugroho, S.Ked, M.Adm.Kes selaku Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Bone. Selain itu, juga dihadiri oleh tamu undangan dari berbagai Organisasi Kemahasiswaan termasuk Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bone.

Rian Saputra Malik selaku Sekretaris Umum HMI Komisariat STIH Pengayoman Watampone mengaku kecewa atas ketidakhadiran dua narasumber lainnya, yakni dari Pemerintah Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bone.

"Kegiatan ini terjadwalkan dilaksanakan pukul 19.30 WITA yang seharusnya menghadirkan 3 Narasumber, namun hal yang sangat disayangkan dari kegiatan tersebut yaitu ketidakhadiran Pemerintah Daerah (PEMDA) Kabupaten Bone dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bone selaku Narasumber yang telah dikomunikasikan sebelumnya,"kata Rian Saputra Malik

Rian juga mengatakan bahwa dari pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat STIH Pengayoman Watampone bersama dengan Panitia Pelaksana telah melakukan upaya semaksimal mungkin melalui Surat Permohonan Narasumber untuk menghadirkan pihak terkait.

"Bahkan dari pihak Pemerintah Daerah yakni Bapak Wakil Bupati Bone telah memastikan bahwa akan ada perwakilan dari pemerintah daerah untuk menjadi narasumber pada kegiatan tersebut. Namun pernyataan tidak sesuai dengan kenyataan. Pemerintah Daerah tidak mengindahkan Surat Permohonan yang kami ajukan dengan ketidakhadirannya tanpa adanya alasan yang sangat jelas,"ungkapnya kecewa

Sementara itu kata Mahasiswa Tingkat Akhir di STIH Pengayoman Watampone ini, bahwa dari pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bone melalui pernyataan dari Kepala Bagian Umum menyampaikan permohonan maaf dikarenakan Ketua DPRD Kabupaten Bone memiliki kegiatan yang bertepatan dengan kegiatan Diskusi Publik yang kami lakukan.

"Namun kami dari Pelaksana meminta agar ada yang bisa mewakili ketua DPRD Kabupaten Bone yakni Komisi IV DPRD Kabupaten Bone yang beranggotakan 11 orang selaku yang membidangi Bidang Kesejahteraan Rakyat. Namun lagi-lagi permintaan itu tidak diindahkan dengan ketidakhadiran anggota komisi IV DPRD Kabupaten Bone dengan alasan bahwa seluruh anggota komisi IV DPRD Kabupaten Bone yang beranggotakan 11 orang itu semuanya memiliki kegiatan yang lagi-lagi bertepatan dengan kegiatan Diskusi Publik yang laksanakan,"ujar Rian Saputra Malik

Rian menambahkan kegelisahan yang terjadi itu bukan berarti membuat semangat teman-teman dari HMI Komisariat STIH Pengayoman Watampone patah semangat untuk tetap melaksanakan kegiatan seperti itu kedepannya, akan tetapi jangan sampai hal yang seperti ini menjadi budaya bagi pihak-pihak yang ingin diajak kerjasama dalam sebuah kegiatan khususnya Pemerintah.

"Besar harapan kami untuk kedepannya agar hal-hal yang seperti ini tidak terulang lagi dan sebaiknya ada tanggapan yang lebih responsif guna tetap bersama-sama mengupayakan dan menghadirkan perubahan yang lebih baik untuk Kabupaten Bone tercinta,"harap Rian Saputra Malik mewakili Pengurus dan Panitia Pelaksana

Iwan Taruna