Surat Suara Pemilu Tiba, KPU Bulukumba : Kami Lengkapi CCTV Untuk Pengawasan

BONEPOS.COM, BULUKUMBA - Surat Suara untuk Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2019 yang akan berlangsung pada 17 April mendatang telah tiba di Kabupaten Bulukumba. Dalam pengawalan 4 personil Brimob, sebanyak 4 truk, (3 truk besar, 1 truk kecil) membawa surat suara dalam kontainer truk yang masih tersegel tiba di Kantor KPU Kabupaten Bulukumba, sekitar pukul 10.00 wita, Selasa 5 Maret 2019.

Ketua KPU Bulukumba, Kaharuddin dalam sambutannya menjelaskan kriteria Surat Suara yang dinilai rusak, seperti hasil cetak Surat Suara kotor atau tidak merata, permukaan hasil cetak Surat Suara kabur, Surat Suara kusut atau mengkerut, Surat Suara sobek serta beberapa kriteria rusak lainnya.

"Ketika ditemukan Surat Suara yang rusak, maka kami akan segera laporkan ke pihak penyedia untuk digantikan," ungkapnya pada acara penerimaan dan launching sortir dan pelipatan Surat Suara di aula KPU Bulukumba.

Untuk melakukan penyortiran dan pelipatan, pihak KPU merekrut 300 orang dalam menyelesaikan pekerjaan tersebut selama dua pekan ke depan yang kemudian nantinya didistribusi ke kecamatan desa dan kelurahan.

Selama pekerjaan sortir dan pelipatan, pihaknya kata Kaharuddin memberlakukan peraturan yang wajib dipenuhi para pekerja, misalnya, setiap hari harus mengisi daftar hadir, wajib mengenakan tanda pengenal, tidak boleh membawa handphone atau kamera dalam ruangan, tidak makan minum dan merokok, serta tidak membawa anak kecil.

"Kami juga sudah melengkapi CCTV untuk pengawasan. Jam kerja mulai pukul 8.00 sampai 16.30. Setelah keluar ruangan petugas keamanan kembali pemeriksa para pekerja," bebernya.

Dalam memastikan proses sortir dan pelipatan berlangsung jujur dan transparan, pihaknya meminta peserta pemilu untuk bisa memantau langsung di lokasi sebagai upaya penyelenggaraan pemilu yang akuntabel dan transparan.

Sementara itu, Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali yang hadir menyaksikan kedatangan Surat Suara meminta pihak KPU maupun Bawaslu untuk bekerja secara jujur.

"Kejujuran dalam bekerja sangat penting dalam pemilu, sebab biasanya gejolak akan muncul jika penyelenggara tidak jujur dan tidak independen," ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Bulukumba, lanjutnya, akan siap membantu dan mendukung apa pun yang akan dilakukan KPU dalam mensukseskan penyelenggaraan Pemilu 2019.

Pada kegiatan yang dihadiri oleh Kapolres AKBP Syamsu Ridwan dan Dandim1411 Joko Triyanto ini, AM Sukri Sappewali juga berharap kepada semua elemen untuk bersama-sama mengajak masyarakat untuk datang mencoblos.

"Jangan seperti Pilkada Gubernur sebelumnya, tingkat partisipasi pemilih rendah," imbuhnya.