Hadiri Musrenbang di Sinjai Timur, Hj Andi Kartini : Saya Harap Ada Data Terkait Kemiskinan

BONEPOS.COM, SINJAI - Sekertaris Daerah Kabupaten Sinjai Drs Akbar Mukmin, telah membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan, Jumat (8/3), di Aula Kantor Kecamatan Sinjai Timur.

Turut hadir dalam musrenbang Kecamatan Sinjai Timur, Wakil Bupati, Hj.Andi Kartini Ottong, Plt. Asisten I, Staf Ahli Bupati, para pimpinan dan jajaran Perangkat Daerah, Kabag Setdakab. Sinjai, tokoh masyarakat, tokoh wanita, tokoh agama, serta tokoh pemuda Kecamatan Sinjai Timur.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati ingin musrembang ini ada perubahan, harus siap dan tanggap dengan adanya keluhan masyarakat. Ia juga ingin agar semua harus hadir dan tidak boleh diwakili. Menurutnya, bahwa peran perempuan juga sangat penting kehadirannya dalam membangun daerah.

"Musrenbang ini sangat penting dan ini mesti sejalan dengan visi misi Pemerintah Daerah demi terwujudnya masyarakat Sinjai yang mandiri berkeadilan dan Religius untuk menciptakan SDM yang unggul dan berdaya saing," jelasnya.

Hj.Andi Kartini juga berharap kepada kepala OPD selaku koordinator kemiskinan, terkait untuk menindak lanjuti, agar ada tim terkait dengan kemiskinan dan ditempatkan di Kecamatan dan Desa serta pro aktif dan peka dengan keadaan sosial ekonomi di sekitar daerah tersebut.

Selain itu, ia juga ingin agar tidak ada yang terlantar, sehingga perlu keseriusan. Dan memberikan porsi anggaran desa untuk kemiskinan untuk ditindak lanjuti.

"Data kemiskinan itu perlu, karena apabila tidak ada datanya, bagaimana kita eksekusi. Saya membutuhkan data, namun belum ada dari Dinas Sosial, kami minta data dari Kecamatan, karena persoalaan miskin merupakan persoalan kita semua, saya berharap sekali ada data kemiskinan," kata Hj.Kartini Ottong.

Ia juga berharap agar kepala Desa pro aktif untuk melihat persoalan di Desanya agar bisa dikoordinasikan jika ada persoalan.

"Kita mau lihat apa permasalahan dari Desa dan Kecamatan.
Harus direalisasikan jika mampu, dan kita mesti transparan jika ada prioritas warga. Dan kepada camat sinjai timur, agar mendata warga yang betul-betul miskin serta memasukkan kedalam bantuan sosial, dengan tujuan pemberian dana desa untuk mereka," tegas Hj.Andi Kartini. (*)