ACTA Upaya Keras Pulangkan Habib Rizieq Sebelum Pemilu 2019

Habib Rizieq dan Ustadz Abdul Somad Doa untuk Korban Gempa dan Tsunami di Palu dan Donggala

BONEPOS.COM, Habib Rizieq Shihab (HRS) Center bersama  Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) akan berupaya keras agar bisa memboyong Habib Rizieq Shihab pulang ke Indonesia. Secepatnya, bahkan dikatakan targetnya yakni sebelum pemilu 2019 digelar.

Keseriusan itu dibubuhi dengan MoU oleh Ketum HRS Center, Abdul Chair Ramadhan bersama Ketua Dewan Pembina ACTA, Habiburrokhman, yang ditandatangani di kantor ACTA, Jalan Utan Kayu Raya, Jakarta Timur, Rabu, 12 Maret 2019.

"Dengan adanya nota kesepahaman ini diharapkan kedua belah pihak dapat bekerjasama dengan sebaik-baiknya dalam rangka pemulangan Imam Besar Umat Islam Indonesia, Al-Habib Muhammad Rizieq Shihab ke Tanah Air, sebagaimana diharapkan," kata Abdul Chair saat membacakan isi MoU di hadapan awak media.

Melansir dari halaman viva.co.id, penandatanganan ini juga dihadiri oleh Novel Chaidir Hasan atau karib disapa Novel Bamukmin. Dalam kesempatan sama, Novel dan Abdul Chair Ramadhan juga menyatakan resmi keluar dari pengurusan Partai Bulan Bintang (PBB), serta pencalonan anggota legislatif dari partai besutan Yusril Ihza Mahendra tersebut.

Menurut Novel, visi dan misi PBB di tingkat pusat? sudah sangat bersebrangan dengan visi misi ijtima ulama dalam mengupayakan melindungi ulama dari kriminalisasi dan melawan penista agama.

"Dewan Pimpiman Pusat (DPP) PBB sampai saat ini belum memperlihatkan itikad baik untuk menstop kriminalisasi ulama, begitu juga tak melawan penista agama, sehingga saya meyakini saya keluar secara resmi dengan surat yang saya buat dan tandatangi. InshaAllah hari saya antarkan," kata Novel Bamukmin.

Senada disampaikan Abdul Chair. Menurutnya DPP PBB sudah bersebrangan dengan visi dan misinya perjuangan ulama sebagaimana ia yakini. Dia pun meminta agar masa dan relawannya kini ikut memperjuangkan pencalonan Caleg dari Partai Gerindra, Habiburrokhman.

"Karena saudara saya ini (Habibburrokhan) InshaAllah masih teguh amanah dalam perjuangannya" kata Abdul Chair. (EP)