Hadiri Coffee Morning Jelang Pemilu Bupati : Pemerintah Daerah Netral untuk Para Peserta Pemilu

BONEPOS.COM, BULUKUMBA - Dalam upaya menjalin sinergitas guna menciptkan Pemilu Damai di Kabupaten Bulukumba, Polres Bulukumba menggelar Coffee Morning di Cafe WOW Jalan Lanto Dg Pasewang, Jumat, 15 Maret 2019. Coffee Morning yang dipandu oleh moderator Andi Satria dari Radio Cempaka Asri menghadirkan Bupati Bulukumba bersama unsur Forkopimda, Ketua KPU, Bawaslu, serta para pimpinan dan anggota partai politik.

Kapolres AKBP Syamsu Ridwan mengatakan coffee morning ini diharapkan tidak kaku dan berlangsung santai mengingat kontestasi politik dari hari ke hari semakin menghangat. Menurutnya kehadiran para stakeholder diharapkan berperan sebagai cooling sistem atau pendingin di tengah berlangsungnya pesta demokrasi.

“Tidak lama lagi kita akan memasuki kampanye terbuka, daerah ini memiliki jumlah cukup besar atau terbesar ke 4 jumlah DPTnya di Sulawesi Selatan. Jadi mungkin nanti banyak tim kampanye pusat yang datang ke Bulukumba,” ungkapnya.

Olehnya itu, lanjutnya, dibutuhkan kerjasama seluruh pihak dan para pemangku kepentingan untuk menjaga situasi selama tahapan pemilu berlangsung kondusif, termasuk pada tahapan kampanye terbuka atau rapat umum yang akan dimulai pada tanggal 24 Maret mendatang.

Ketua KPU Bulukumba Kaharuddin mengungkapkan, tahapan pelaksanaan pemilu sudah saling beririsan, saat ini pihaknya sudah memasuki tahapan bagi para pemilih yang ingin berpindah TPS untuk diurus sampai tanggal 17 Maret, dan pada saat yang sama pihaknya juga telah melakukan penyortiran surat suara pemilu.

“Surat Suara Pemilu sudah tiba di Bulukumba, yang terdiri dari surat suara pilpres dan surat suara pemilihan legislatif, DPD, DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten,” tandasnya.

Untuk pelaksanaan pencoblosan pada hari H nantinya, lanjut Kaharuddin, pihaknya sementara ini menyelenggarakan bimbingan teknis kepada para PPK dan PPS. Upaya ini dilakukan untuk menjawab kegelisahan para peserta pemilu bahwa penyelenggara pemilu dalam hal ini KPU tidak profesional.

“Jadi bimbingan teknis kepada para jajaran penyelenggara pemilu dilakukan agar bisa bekerja secara profesional dan sesuai dengan peraturan yang ada,” imbuh Kaharuddin.

Sementara itu, Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah bersikap netral kepada para peserta pemilu, baik pada pemilihan presiden maupun peserta pemilihan legislatif. Selain itu, ia berharap pelaksanaan pencoblosan pemilu 2019 memiliki tingkat partisipasi yang tinggi, sehingga ia mengajak para pihak bersama-sama mengajak masyarakat untuk datang memilih di TPS pada tanggal 17 April mendatang.

“Saya berharap para peserta pemilu, tokoh masyarakat dan tokoh agama agar menghimbau masyarakat untuk berpartisipasi dalam pemilu dengan datang menyalurkan hak pilihnya di TPS untuk menentukan masa depan bangsa dan negara,” pinta AM Sukri Sappewali.

Penulis:Iwan Taruna