Teman-teman Millenial Semakin Mantap Pilih Prabowo-Sandi

BONEPOS.COM, JAKARTA - Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, sudah diambang mata, terhitung 30 hari kedepan, teman-teman millenial di Ruang Sandi semakin memantapkan pilihannya untuk Prabowo-Sandi.

Ruang Sandi adalah komunitas relawan yang bergerak dari teman-teman millenial yang menginginkan perubahan besar menuju Indonesia Adil Makmur.

Ketua Ruang Sandi Jakarta, Mario Risky Masri mengatakan komunitas Ruang Sandi Jakarta berkolaborasi dengan 13 Komunitas Alumni-alumni Perguruan Tinggi Ternama Indonesia antara lain, Sahabat PADI ITB, SOLUSI UI, UNPAD 4 PADI, UKI 4 PADI, KOMISARIS UNKRIS, PASCAL ITS, RELAGAMA UGM, USU 4 PADI, UB 4 PADI, PADI JAYABAYA, UNILA 4 PADI dan sebagainya.

"Kedekatan milenial dengan akademisi disepakati dengan pemantapan nonton debat Cawapres 2019 Sandiaga Salahudin Uno yang merupakan panutan dari millenial-millenial se-Indonesia", ujar Ketua Mario Risky Masri.

Disebutkan nonton bareng Debat Cawapres 2019 ini bertempat di Rasuna Garden Food Street didominasi millenial-millenial bersama the Power of Emak-Emak.

Mario Risky Masri mengatakan acara nobar Cawapres RI 2019 ini dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama dan dilanjutkan sambutan dan pembukaan oleh Akhmad Sarbini (Abi) dari Ketua Sahabat PADI ITB.

"Selain itu juga diselingi dengan diskusi bersama Akhmad Syarbini (Wakil Ketua Umum Kadin Jakarta), Nina Septiani (Public Figure), Rustika Thamrin (Psikolog), Umarutakeda (Seniman),"tutur Mario.

Masih lanjut Mario menyebutkan bahwa pendidikan mahal hanya didapat oleh sebagian rakyat yang mampu saja menjadi salah satu topik diskusi bersama.

Selain itu kesejahteraan rakyat untuk bahan pokok, ekonomi dan kebahagiaan masyarakat adalah keresahan emak-emak di pasar dan millenial yang semakin kesulitan mendapat pekerjaan.

"Harapan untuk millenial adalah doa untuk Indonesia menang, yang menang adalah rakyat Indonesia, menjadi ujung tombak terdepan dengan meyakini kini adalah saatnya yang muda memimpin," tutupnya